Sakit, Mahasiswa UMM Meninggal di Murcia Spanyol

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Nuriyanti Dina Kamiliya, mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang (FKIP UMM) menghembuskan napas terakhirnya di Murcia, Spanyol. Mahasiswa angkatan 2014 ini tengah mengikuti program beasiswa Erasmus+ selama 5 bulan. Program Erasmus+ merupakan kerjasama antara UMM dan Universidad de Murcia, Spanyol. Melalui program ini Dina bersama ketiga mahasiswa lainnya, yakni Mutia Wardhani, Nalurita Wahyuningtyas dan Hesti Miranda berhasil lolos seleksi short course (kursus singkat) untuk belajar di Universidad de Murcia, Spanyol. Mahasiswa asal Bangkalan, Jawa Timur ini dinyatakan meninggal setelah seminggu dirawat di ruang intensive care unit (ICU) Rumah Sakit Virgen de la Arrixaca, Murcia, Spanyol sejak 1 Februari 2019. Menurut keterangan dokter Rumah Sakit Virgen de la Arrixaca, Murcia, Nuriyanti menderita komplikasi berupa broncopneumonia akut. Lalu menderita penyakit jantung, gangguan pernapasan, dan gagal ginjal. Nuriyanti sempat dirawat di ruang isolasi di ICU dan menggunakan alat bantu pernapasan atau respirator. Korfung atau Atase Protokol dan Konsuler KBRI Madrid sempat membesuk Nuriyanti pada 7 Februari 2019 sekitar pukul 13:00 dan 19:00 waktu setempat. Namun pada 8 Februari sekitar pukul 00:30, Nuriyanti meninggal dunia. Catatan kesehatan Dina sebelum keberangkatannya ke Spanyol September lalu, dinyatakan sehat tanpa catatan penyakit kronis. Dina tergolong mahasiswa aktif dan berprestasi. Saat kuliah Dina kerap menjuarai kompetisi bola voli dan kontes paduan suara. Dina pernah menjadi juara 1 lomba Paduan Suara Nasional tahun 2017 di Malang. Di tahun yang sama, Dina yang hobi membaca dan traveling ini juga sempat mengikuti program Learning Express (LeX), yaitu program inovasi sosial dengan menggunakan metode design thinking guna memberi solusi untuk permasalahan di masyarakat. Kepergiaan Dina menyisakan kesedihan duka mendalam bagi teman dan keluarga. Sementara Kepala Humas dan Protokoler UMM, Dr. Joko Susilo,S.Sos, M.Si. menyatakan, civitas akademika UMM tentunya merasa sangat berduka dan kehilangan dengan kepergian salah satu mahasiswa terbaik UMM. “UMM juga turut mengawal seluruh proses administrasi dan keperluan proses penanganan, mulai perawatan hingga kepulangan almarhumah Nuriyanti di tanah air,” tandasnya. (luc/ted)
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…