Perang Dagang Bikin Rugi Rp 109 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dan China disebut menimbulkan kerugian hingga miliaran dolar AS. Kelompok studi ekonomi dari universitas terkemuka di AS menyebut akibat perang dagang ada uang US$ 7,8 miliar atau sekitar Rp 109 triliun (kurs Rp 14.000) yang menguap begitu saja pada 2018. Tim studi menyebut mereka telah melakukan analisa jangka pendek dari tindakan Presiden AS Donald Trump. Hasilnya impor dari sejumlah negara mitra dagang dan ekspor AS sama-sama mengalami penurunan. Selain itu, kerugian biaya impor untuk konsumen dan produsen juga sangat tinggi yakni mencapai US$ 68,8 miliar. "Setelah menghitung dan menganalisis maka kerugian secara agregat mencapai US$ 7,8 miliar atau 0,04 persen dari PDB," ujar peneliti, Sabtu (16/3/2019). Laporan ini disusun oleh pusat studi ekonomi dari Universitas California Berkeley, Universitas Columbia, Universitas Yale dan Universitas California di Los Angeles. Laporan ini juga diterbitkan oleh Biro Riset Ekonomi Nasional di AS. Tim penulis juga menyebut jika perang dagang ini sangat berdampak buruk untuk negara bagian AS. "Kami menemukan jika sektor perdagangan di negara Republik adalah yang paling parah terdampak perang dagang," ujarnya. Sejak dilantik, Trump berjanji mengurangi defisit perdagangan dengan menutup keran impor dan bernegosiasi terkait perdagangan bebas. Trump memiliki agenda terkait perdagangan AS dan berupaya melindungi manufaktur AS. Namun AS dan China terlanjut terjebak dengan agenda perang dagang dan akhirnya mengguncang negara mitra dagang kedua negara.
Tag :

Berita Terbaru

Jelang Muswil Peradi Jatim, Desakan Penundaan dari Daerah Terus Bermunculan

Jelang Muswil Peradi Jatim, Desakan Penundaan dari Daerah Terus Bermunculan

Rabu, 15 Apr 2026 18:12 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Jelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) III  Badan Pengurus Wilayah (BPW),  Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Jawa T…

Sidang Pengerukan Tanjung Perak Masuk Fase Penentu, Eksepsi Diuji Lewat Tanggapan Jaksa

Sidang Pengerukan Tanjung Perak Masuk Fase Penentu, Eksepsi Diuji Lewat Tanggapan Jaksa

Rabu, 15 Apr 2026 17:54 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Perkara dugaan pelanggaran hukum dalam proyek pengerukan kolam pelabuhan di Pelabuhan Tanjung Perak terus bergulir dan kini m…

Saham PT Hasil Karya Digugat Ahli Waris, Tergugat: Semua Sudah Tuntas Saat Almarhum Hidup

Saham PT Hasil Karya Digugat Ahli Waris, Tergugat: Semua Sudah Tuntas Saat Almarhum Hidup

Rabu, 15 Apr 2026 17:16 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 17:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya— Sengketa kepemilikan saham di tubuh PT Hasil Karya memasuki babak krusial di Pengadilan Negeri Surabaya. Gugatan yang diajukan oleh …

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Dorong Swasembada Pangan, Program Bahana Bersahaja Menyasar Desa Bancong

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 16:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pemerintah Kabupaten Madiun terus mendorong swasembada pangan melalui berbagai program. Salah satunya melalui Bahana Bersahaja di D…

Sinergi Pemkot–Polisi Diperkuat, Wali Kota Eri Cahyadi Genjot Parkir Digital

Sinergi Pemkot–Polisi Diperkuat, Wali Kota Eri Cahyadi Genjot Parkir Digital

Rabu, 15 Apr 2026 15:48 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat kolaborasi dengan kepolisian untuk menjawab kebutuhan layanan publik. Salah satu…

Terganjal Komitmen Kontraktor, Pedagang dan Warga Desak Rehabilitasi Alun-alun Kota Kediri Segera Dimulai

Terganjal Komitmen Kontraktor, Pedagang dan Warga Desak Rehabilitasi Alun-alun Kota Kediri Segera Dimulai

Rabu, 15 Apr 2026 15:37 WIB

Rabu, 15 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Harapan percepatan rehabilitasi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Kota Kediri terus disuarakan berbagai elemen masyarakat. Mulai…