Margomulyo Rawan Jambret, Pasutri Hampir Jadi Korban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Aksi pelaku jambret di Surabaya nampaknya belum benar-benar reda. Setelah dua sejoli yang menjadi korban penjambretan hingga tersungkur, Jumat (21/3) dini hari di jalan Gubernur Suryo Surabaya, Sabtu (23/3) sekitar pukul 22.00 WIB, sepasang suami istri nyaris menjadi korban aksi penjambretan di jalan Margomulyo Surabaya. Hal itu dibeberkan seorang perempuan di media sosisal Facebook bernama Yee Yen. Saat itu ia menceritakan kronologi singkat, ia dan suaminya menjadi korban percobaan penjambretan di komplek pergudangan tersebut. Sambil memberi pesan waspada kepada teman-temannya. "Teman2.. saudara2 Hati2 bila melewati jalan margomulyo surabaya di atas jam 9 mlm. Hati2 bila membawa barang... Sebaiknya tas di taruh di depan ato menempel pada badan. Sy hampir di jambret saat melewati jalan itu... Alhmdllh...sy msi di lindungi ALLAH SWT.sy sempat melihat motor yg di pakai org itu" tulis seorang perawat tersebut. Surabaya Pagi pun mencoba menggali informasi lebih jauh terkait bagaimana ia nyaris menjadi korban penjambretan. "Saat itu saya antar teman suami ke Perak, dari situ mau pulang lewat Margomulyo. Tas saya tiba-tiba ditarik dari arah samping kanan, karena kebetulan tas saya selempang. Beruntung gak dapat. Kami sempat kejar, tapi terhalang truk kontainer. Kalau tidak ada truk, pasti dia (terduga pelaku) tertangkap," bebernya. Menurut Yee Yen, terduga pelaku itu beraksi sendiri, menggunakan motor Vario hitam sebagai sarana. Meski nasib Yee Yen masih beruntung dibanding korban jambret Jumat lalu, ia tentu merasakan trauma. Ia juga tak melaporkan kejadian tersebut ke polisi, karena barang bawaannya tak berhasil digasak si jambret. Yee Yen berharap aparat kepolisian terus berupaya maksimal mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan jalanan. "Pak Polisi harap bisa patroli di lokasi-lokasi rawan. jangan sampai banyak korban penjambretan," pintanya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran mengatakan jika pihaknya terus berupaya optimal dengan memperbanyak titik kring serse baik dari Unit Resmob, Jatanras ataupun Reskrim Polsek Kewilayahan. "Ini menjadi warning, kami akan optimal. Tetapi kami juga meminta kepada masyarakat agar melindungi diri sebagai langkah pertama untuk tidak mengundang perhatian pelaku kejahatan. Misalnya, tas harus ditutup jaket dan jangan sampai diselempangkan begitu saja. Atau, bisa taruh tas di bagasi motor," imbau Sudamiran.n fir
Tag :

Berita Terbaru

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI : Kemenangan Rachel/Febi membuat kedudukan Indonesia vs Taiwan imbang menjadi 2-2, semalam. Saat berita ini dibuat, partai kelima, di mana Ester …

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi …

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan…

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).…

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Tabrakan Maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute, Diduga Disebabkan Taksi Listrik yang Mogok di Lintasan KA…

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut…