Penyebab Laba Industri China Turun Paling Tajam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Laba perusahaan industri di China mengalami kontraksi terburuk sejak akhir 2011 dalam dua bulan pertama tahun ini, karena meningkatnya tekanan pada ekonomi di tengah melambatnya permintaan dari dalam dan luar negeri. Berdasarkan data Biro Statistik Nasional (NBS), laba yang diperoleh oleh perusahaan industri China pada Januari-Februari merosot 14,0 persen secara year-on-year (yoy) menjadi 708,01 miliar yuan (US$105,50 miliar). Ini menandakan kontraksi terbesar sejak mulai dicatat pada Oktober 2011. Penurunan tajam laba menunjukkan masalah lebih lanjut yang dihadapi China, dengan pertumbuhan ekonomi yang berkembang pada laju paling lambat dalam hampir tiga dekade pada 2018. Pemerintah telah menurunkan target pertumbuhan ekonomi tahun ini menjadi 6,0-6,5 persen, dari 6,6 persen pada 2018. Data tersebut menggabungkan angka-angka pada bulan Januari dan Februari untuk meringankan distorsi yang disebabkan oleh Tahun Baru Imlek selama sepekan di China bulan lalu. “Kontraksi laba tersebut terutama disebabkan oleh penurunan harga di sektor industri utama seperti otomotif, pemrosesan minyak, baja dan industri kimia,” ungkap Zhu Hong dari Biro Statistik Nasional dalam sebuah pernyataan yang menyertai data tersebut. Zhu mengatakan bahwa waktu liburan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada awal Februari juga memiliki dampak negatif yang lebih besar pada operasi bisnis tahun ini dibandingkan pada 2018. Perlambatan ini sejalan dengan pertumbuhan produksi pabrik pada dua bulan pertama tahun ini, yang merosot ke level terendah dalam 17 tahun terakhir, tertekan oleh lemahnya permintaan dari dalam dan luar negeri. Perang dagang dengan Amerika Serikat telah mengurangi aktivitas pabrik, pendapatan perusahaan, sentimen bisnis, dan konsumsi, dan keseluruhan memukul prospek ekonomi China. Para pembuat kebijakan telah mengakui ekonomi negara itu menghadapi tekanan meningkat, dirugikan oleh kampanye untuk mengekang risiko utang dan polusi. Sementara itu, perang perdagangan dengan AS berdampak pada pesanan ekspor dan pekerjaan. Beijing tengah meningkatkan langkah-langkah untuk mendukung industri manufaktur dengan memotong pajak pertambahan nilai, meningkatkan belanja infrastruktur, dan mengurangi intervensi langsung pemerintah. Namun, langkah-langkah dukungan tersebut masih membutuhkan waktu untuk mulai terlihat dampaknya. Sebagian besar analis percaya kegiatan ekonomi mungkin tidak akan stabil sampai pertengahan tahun ini. Awal bulan ini, perdana menteri Li Keqiang mengumumkan pemotongan pajak tambahan dan pengeluaran infrastruktur senilai ratusan miliar dolar, tetapi para pejabat berjanji mereka tidak akan menggunakan stimulus besar-besaran seperti di masa lalu, yang telah mendorong tumpukan utang besar-besaran.
Tag :

Berita Terbaru

Pelatihan Eco Enzim Dorong Warga Purwotengah Kelola Sampah dari Rumah

Pelatihan Eco Enzim Dorong Warga Purwotengah Kelola Sampah dari Rumah

Selasa, 28 Apr 2026 16:57 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Upaya pengurangan sampah dari sumbernya terus digencarkan Pemerintah Kota Mojokerto. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan eco …

Pemberangkatan Haji Hari ke-8, 9.111 Jemaah Embarkasi Surabaya Telah Tiba di Tanah Suci

Pemberangkatan Haji Hari ke-8, 9.111 Jemaah Embarkasi Surabaya Telah Tiba di Tanah Suci

Selasa, 28 Apr 2026 16:18 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 16:18 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Penyelenggaraan operasional pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya memasuki hari ke-8 dengan capaian yang terus meningkat dan b…

Empat KA Dibatalkan, KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Refund Penuh untuk Pelanggan

Empat KA Dibatalkan, KAI Daop 8 Surabaya Pastikan Refund Penuh untuk Pelanggan

Selasa, 28 Apr 2026 16:15 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 16:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf atas pembatalan empat perjalanan kereta api p…

Satreskrim Polres Blitar Kota Berhasil Bekuk Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Satreskrim Polres Blitar Kota Berhasil Bekuk Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Selasa, 28 Apr 2026 15:06 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 15:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Dalam kurun waktu 24 Jam Satuan Reserse Kriminal Polres Blitar kota berhasil menangkap pria berusia 20, atas laporan masyarakat,…

Tragedi Maut Tabrakan KA di Bekasi, Dua Perjalanan Kereta Surabaya-Jakarta Dibatalkan

Tragedi Maut Tabrakan KA di Bekasi, Dua Perjalanan Kereta Surabaya-Jakarta Dibatalkan

Selasa, 28 Apr 2026 14:51 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, memicu KAI Daop 8…

Revitalisasi Pasar Tembok Dukuh, Pemkot Surabaya: 189 Stan Disiapkan Lebih Tertata dan Berdaya Saing

Revitalisasi Pasar Tembok Dukuh, Pemkot Surabaya: 189 Stan Disiapkan Lebih Tertata dan Berdaya Saing

Selasa, 28 Apr 2026 14:38 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka meningkatkan kualitas sarana perdagangan sekaligus memperkuat perlindungan konsumen agar lebih nyaman, Pemerintah…