Dosen Unej Kembangkan Teknologi Pertanian Berbasis Aplikasi Android

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Jember - Sektor Pertanian di Indonesia memang perlu menghadirkan Inovasi barutentang pengolahan baik secara tradisional maupun modern, salahsatunya yang dikembangkan oleh salah satu dosen muda di FakultasTeknologi pertanian Universitas Jember Bayu Taruna Widjaja Putra, S.TP, M.Eng, Ph.D. dengan mengembangkan Teknologi Pertanian Berbasis Android dengan Handheld –Nutrients sensing system danDrone-based – Plant Monitoring, Teknologi ini merupakan Inovasi terbaru dikembangkan dibidang pertanian di Indonesia. Bayu Taruna Widjaja Putra, S.TP, M.Eng, Ph.D. menjelaskan Penggunaan teknologi nirawak sudah masif digunakan untuk pertanian presisi, namun di negara kita, teknologi ini terbilangbaru. Sehingga perlu adanya inovasi guna memperkecil kesenjangan teknologi antara negara maju dan berkembang. “Di lain sisi, aplikasiseharga ribuan dolar terkait dengan pengolahan data yang diperoleh daripesawat nirawak masih tidak terjangkau oleh petani kita. Selain itu, keterbatasan pengetahuan petani dalam mengelola data dan informasiyang didapatkan dari pesawat nirawak semakin melemahkan proses digitalisasi pertanian. Oleh karena itu dibutuhkan suatu teknologi yang mampu meminimalisir campur tangan pengguna.” Jelasnya. Pada kesempatan itu pula Bayu Taruna menjelaskan Ada dua teknologiyang dikembangkan saat ini yang pertama adalah Handheld –Nutrients sensing system dengan fungsi memperkirakan nutrisi tanaman secaratepat waktu, sehingga pada saat itu juga kita dapat melihat tanamantersebut perlu di pupuk atau tidak agar tidak sia-sia. “Ketika kita menggunakan pada dan kopi sebagai alatpenelitiannya, Teknologi ini dapat digunakan untuk melihat kebutuhanpupuk tiap tanaman dilihat dari ukuran dan tingginya, dengan teknologiini dapat menghemat kebutuhan pupuk hingga 30% sampai dengan 40%jika dibandingkan dengan cara-cara yang lama, petani harus ujilaboratorium dan lain sebagainya” tegas dosen Fakultas Teknologi Pertanian Unej ini. Bayu juga menjelaskan Aplikasi Android ini sejatinya berrbayar, namun jika ada kelompok petani yang membutuhkan aplikasi ini, kami akan memberikannya secara gratis” tagasnya, dengan harapandapat memberikan kontribusi terhadap para petani sehingga petani tidakperlu menunggu terlalu lama hasil laboratoriumnya. Teknologi yang kedua adalah teknologi Drone-based – Plant Monitoring, teknologi ini dapat digunakan untuk menganalisa tinggitanaman, hama penyakit dan slub serta kemiringan lahan bisadidapatkan. Produk ini menurut Bayu Taruna Widjaja Putra, S.TP, M.Eng, Ph.D. sudah di Produksi dan diterapkan, salah penggunaAplikasi ini adalah PTPN XII terutaman untuk monitoring tanaman kopi robusta. (Koes)
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…