Kapal Perang Rusia Tiba di Filipina

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Dua kapal perusak Rusia dan sebuah kapal tanker telah berlabuh di Filipina untuk “kunjungan niat baik”, di tengah meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan yang disengketakan. Kapal perusak Admiral Tributs dan Vinogradov merapat di Manila pada Senin (8/4) pagi, bersama dengan Admiral Irkut, sebuah “kapal tanker besar”. Ini adalah kedua kalinya tahun ini di mana kapal-kapal Rusia berlabuh di Filipina. Pada awal Januari, tiga kapal Angkatan Laut Rusia berlabuh di ibu kota Filipina, untuk apa yang disebut sebagai kunjungan untuk “lebih meningkatkan dan mempertahankan perdamaian, stabilitas, dan kerja sama maritim.” Kedatangan terbaru tersebut terjadi hanya beberapa bulan sebelum kedua negara akan menandatangani perjanjian kerja sama angkatan laut yang dilaporkan akan melibatkan lebih banyak latihan bersama dan kunjungan pelabuhan timbal balik. Rusia dan China juga telah bergerak lebih dekat dalam beberapa tahun terakhir, melakukan latihan militer bersama, dan menandatangani kesepakatan ekonomi, di mana kedua belah pihak mengklaim bahwa hubungan mereka berada pada “tingkat terbaik dalam sejarah”. Kunjungan Rusia pada Senin (8/4) juga terjadi di tengah latihan bersama tahunan Balikatan antara Filipina dan Amerika Serikat (AS), yang berakhir pada tanggal 12 April. Latihan Balikatan menampilkan lebih dari 7.500 pasukan, pesawat tempur siluman F-35B, dan mencakup pelatihan penembakan langsung dan operasi amfibi, di antara berbagai aktivitas lainnya. Walau kunjungan kapal Rusia tidak sebesar itu, namun hubungan Moskow yang semakin besar dengan Filipina dan kehadirannya di wilayah itu, terjadi pada saat meningkatnya ketegangan di Laut China Selatan. Pemerintah Filipina mengatakan bahwa ratusan kapal China telah terlihat berada di sekitar Pulau Thitu dalam rantai Spratly, yang dikendalikan oleh Manila tetapi diklaim oleh Beijing. Armada China mulai muncul di sekitar Thitu pada bulan Desember dan Januari, sekitar waktu ketika Manila memulai konstruksi fitur maritim yang diperebutkan tersebut. Dalam pidatonya pada Kamis (4/4), Presiden Filipina Rodrigo Duterte memperingatkan Beijing untuk menjauh dari Pulau Thitu, dan mengancam aksi militer sebagai tanggapan atas agresi China. “Mari kita berteman, tetapi jangan menyentuh Pulau Pagasa dan yang lainnya,” kata Duterte, menurut CNN Filipina, menggunakan kata Filipina Pagasa untuk Thitu. “Jika Anda bergerak di sana, itu cerita yang berbeda. Saya akan memberi tahu prajurit saya, ‘Bersiap untuk misi bunuh diri’.” China dan Filipina hanyalah dua dari banyak negara yang mengklaim Laut China Selatan, bersama dengan Vietnam, Malaysia, dan Brunei. Dalam upaya untuk memperkuat klaim mereka terhadap wilayah itu, China telah membangun dan membuat pulau-pulau buatan di sepanjang jalur pelayaran penting tersebut. Ketegangan mereda setelah Duterte mengejar hubungan ekonomi yang lebih dekat dengan Beijing. Manila juga berpaling ke Moskow untuk mendapatkan dukungan, di mana Duterte mengalihkan ikatan negaranya yang sebelumnya dekat dengan Washington.
Tag :

Berita Terbaru

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

RI Mulai Ekspor Bawang Merah

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:23 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan melepas ekspor bawang merah Brebes ke Thailand dari fasilitas Controlled Atmosphere Storage…

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Seorang Direktur PT di Jakarta, Tersangkut Perkara Pajak

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:17 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Pusat melalui Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perpajakan menyerahkan…

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Tahun Depan, Gaji PPPK Ditanggung Pusat

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com - Gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selama ini menjadi tanggungan pemerintah daerah (Pemda),mulai tahun depan dan…

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

LOCUS DAN TEMPUS, TAK DIUNGKAP LOGIS OLEH JPU

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:11 WIB

Kajari Surabaya Yth, Praktisi hukum banyak yang kenal jaksa itu mengemban Dominus Litis. Ini asas hukum dari bahasa Latin yang berarti “penguasa perkara” atau …

Menteri Siapkan UMKM Ikuti Aturan Wajib Halal

Menteri Siapkan UMKM Ikuti Aturan Wajib Halal

Selasa, 15 Sep 2026 07:08 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:08 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman akan menyiapkan kebijakan khusus bagi UMKM dalam menghadapi aturan wajib h…

Sebelum Dicopot, Purbaya Bilang Ada Oknum Pajak Bermain

Sebelum Dicopot, Purbaya Bilang Ada Oknum Pajak Bermain

Selasa, 15 Sep 2026 07:05 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 07:05 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa,sebelum dicopot, sempat bilang mencurigai ada oknum di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang …