3 Kelemahan Ekonomi China yang Menghambat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Kinerja ekonomi China selama empat dekade terakhir benar-benar mengesankan. China kini merupakan mitra dagang utama bagi lebih dari seratus negara dibandingkan dengan sekitar setengah jumlah negara itu yang bermitra dengan Amerika Serikat. Pertumbuhan ekonomi China telah melambat, tetapi tingkat tahunan resmi 6 persen, lebih dari dua kali lipat tingkat Amerika. Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi kepada China di masa depan. Ada sejarah panjang tentang prediksi yang keliru mengenai kejatuhan sistemik atau stagnasi. Pertama, China memiliki profil demografis negara yang tidak menguntungkan. Angkatan kerja China memuncak tahun 2015 dan telah melewati titik keuntungan mudah dari urbanisasi. Populasinya kian menua, sementara China akan menghadapi kenaikan biaya kesehatan yang besar yang tidak dipersiapkan dengan baik. Kedua, China perlu mengubah model ekonominya. Tahun 1978, Deng Xiaoping dengan bijak mengubah China dari autarki Maois menuju model pertumbuhan yang dipimpin oleh ekspor di Asia Timur yang berhasil dirintis oleh Jepang dan Taiwan. Namun hari ini China telah melampaui model dan toleransi pemerintah asing yang memungkinkan kebangkitan China. Eropa juga mengeluhkan masalah ini. Selain itu, kebijakan properti intelektual China dan defisiensi aturan hukum telah mengecilkan minat investasi asing dan mengurangi dukungan politik internasional yang sering diberikan seiring dengan investasi semacam itu. Ketiga, sementara China selama lebih dari tiga dekade telah meraih keuntungan dengan relatif mudah melalui reformasi, perubahan yang dibutuhkan sekarang jauh lebih sulit untuk diperkenalkan: peradilan yang independen, rasionalisasi badan usaha milik negara, dan liberalisasi atau penghapusan sistem hukou atau registrasi perumahan yang membatasi mobilitas dan memicu ketimpangan. Hal itu membawa kita ke masalah keempat. Ironisnya, China telah menjadi korban dari kesuksesannya sendiri. Model Leninis yang dipaksakan oleh Mao tahun 1949 sangat cocok dengan tradisi kekaisaran China, tetapi perkembangan ekonomi yang cepat telah mengubah China dan kebutuhan politiknya.
Tag :

Berita Terbaru

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran…

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pimpinan Blueray Cargo (Grup), John Field, didakwa menyuap sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan uang sejumlah Rp61 …

Kereta Cepat di Makkah

Kereta Cepat di Makkah

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Minggu ini, ribuan jemaah haji Indonesia telah tiba dan berkumpul di Makkah dari Madinah untuk melaksanakan umrah wajib dan menanti puncak haji. Sudah sekitar…

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Muhammad Anwar Nasir, mengatakan AS ditangkap Kamis pagi pukul 04.45 WIB…

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan terobosan untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat di wilayah pinggiran. Di bawah…

Menkeu Tidak akan Nonaktifkan Dirjen BC Cepat cepat

Menkeu Tidak akan Nonaktifkan Dirjen BC Cepat cepat

Jumat, 08 Mei 2026 05:05 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:05 WIB

SURABABAYAPAGI.COM : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak berhati hati terkait nama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama yang…