BNNP Jatim Bekuk Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Madiun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - BNNP Jatim menangkap dua pengedar narkoba di Kota Madiun. Petugas menyita 65 gram sabu, 30 butir pil ekstasi dan 10 gram ganja. Kedua pengedar yang ditangkap diduga jaringan narkoba dari Lapas Madiun. "Peredaran narkoba yang dikendalikan melalui LP Madiun ini cukup tinggi pada tahun 2019 ini. Untuk itu, kita bekerja sama dengan Kanwil Kemenkumham untuk membongkar jaringan ini," ujar Kabid Pemberantasan Narkoba BNNP Jatim, AKBP Wisnu Wardana kepada wartawan di Kota Madiun, Sabtu (27/4). Kedua pengedar narkoba yang diamankan yakni Fajar Budiyanto (43), warga Kota Madiun dan Arianti (32) warga Semarang, Jawa Tengah. Menurut Wisnu, Arianti diketahui bekerja sebagai pemandu lagu di salah satu tempat hiburan malam. "Penangkapan ini merupakan pengembangan dari informasi BNNK Nganjuk. BNNK Nganjuk wilayahnya sampai di Madiun juga yang menginformasikan bahwa ada satu jaringan yang beroperasi di wilayah Madiun. Jaringan ini beroperasi untuk area Madiun," imbuhnya. Wisnu juga menyampaikan berdasarkan hasil penyidikan, barang terlarang yang dibawa pelaku bersumber dari Surabaya. Sedangkan peredarannya dikendalikan oleh seorang narapidana yang masih menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan Madiun. "Untuk pelaku Fajar Budiyanto ditangkap petugas BNNP saat di Terminal Madiun. Saat ditangkap, Fajar selesai melakukan transaksi dengan salah satu konsumennya. Saat penggeledahan ditemukan barang bukti berupa sabu-sabu di dalam saku celananya," tambahnya. Wisnu menambahkan usai menangkap Fajar yang diwarnai aksi kejar-kejaran, penggeledahan dilanjutkan di kamar kost pelaku Arianti di Jalan Srijaya. "Untuk statusnya dari dua pelaku itu suami istri atau bukan kita belum jelas masih kita selidiki. Yang jelas, ditemukan di kos-kosan," ujarnya. Menurut Wisnu penyidik telah mengantongi mama bandar yang mengendalikan narkoba di balik Lapas Madiun. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kantor Wilayah Kemenkumham Jatim untuk penyidikan peredaran narkoba di LP Madiun.
Tag :

Berita Terbaru

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran…

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pimpinan Blueray Cargo (Grup), John Field, didakwa menyuap sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan uang sejumlah Rp61 …

Kereta Cepat di Makkah

Kereta Cepat di Makkah

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Minggu ini, ribuan jemaah haji Indonesia telah tiba dan berkumpul di Makkah dari Madinah untuk melaksanakan umrah wajib dan menanti puncak haji. Sudah sekitar…

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Muhammad Anwar Nasir, mengatakan AS ditangkap Kamis pagi pukul 04.45 WIB…

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan terobosan untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat di wilayah pinggiran. Di bawah…

Menkeu Tidak akan Nonaktifkan Dirjen BC Cepat cepat

Menkeu Tidak akan Nonaktifkan Dirjen BC Cepat cepat

Jumat, 08 Mei 2026 05:05 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:05 WIB

SURABABAYAPAGI.COM : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak berhati hati terkait nama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama yang…