Polda Sudah Kantongi 6 Tersangka

Terpicu Berita Hoaks Ulama Madura Ditangkap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hendarwanto, Wartawan Surabaya Pagi Aksi pembakaran Polsek Tambelangan, Sampang, yang dilakukan oleh ratusan massa, pada Rabu (22/5/2019) tengah malam diduga karena berita hoaks. Sebelum peristiwa itu terjadi, sejumlah massa sempat mendatangi pihak kepolisian untuk menanyakan informasi yang sedang beredar luas di media. Irjen Pol Luki Hermawan Kapolda Jatim mengungkapkan, informasi itu terkait penangkapan tokoh-tokoh Madura yang saat itu berada di Jakarta. Mereka meminta, agar polisi membebaskan dan memperbolehkannya untuk pulang ke kampung halamannya. Mendengar hal itu, kata dia, Kapolsek setempat menerima aspirasi masyarakat dan berusaha mengkonfirmasi kebenaran berita itu. Namun belum selesai itu dilakukan, sejumlah massa tiba-tiba saja melakukan pelemparan dan membakar Polsek Tambelangan. "Info yang berkembang, mereka itu datang menanyakan tokoh agama Madura yang katanya ditangkap. Mereka meminta Kapolsek untuk membebaskan dan itu diterima baik oleh Kapolsek di sana. Nah setelah pulang dari Polsek, gatau gimana ceritanya mereka langsung melempari batu dan bom molotov," jelas Luki, Kamis (23/5/2019). Luki menegaskan, berita yang digembor-gemborkan massa itu adalah hoaks alias tidak benar. Tidak ada penangkapan seperti yang diberitakan. Polisi juga sudah mengantongi bukti rekaman video dari tokoh agama yang disebutkan, bahwa dalam keadaan sehat dan baik-baik saja. Tidak hanya di Kabupaten Sampang, kata dia, informasi penangkapan tokoh-tokoh agama Madura ini juga sempat menyebar di wilayah Pamekasan. Beruntung, kondisi di Pamekasan lebih cepat bisa diredam. Sedangkan di Sampang, massa sudah tidak bisa dikendalikan. "Itu hoaks beritanya. Karena setelah ulama yang disebutkan itu membuat rekaman bahwa dirinya sehat, mereka membubarkan diri. Kami punya bukti rekamannya," kata dia. Identitas 6 Tersangka Sementara, polisi sudah mengantongi identitas beberapa orang yang diduga terlibat dalam aksi pembakaran tersebut. Namun, Polda Jatim masih enggan membeberkan siapa keenam orang tersebut. Kapolda Irjen Luki, hanya mengungkapkan, dalam waktu dekat keenamnya akan menjalani pemeriksaan di Mapolda Jatim. Terkait situasi di Sampang saat ini, Luki mengatakan sudah berangsur kondusif dan pihaknya sudah menyiagakan personel tambahan yang juga dibackup penuh oleh TNI. "Identitas sudah ada, insya Allah nanti akan kami panggil pemeriksaannya di sini. Kami sudah komunikasi dengan tokoh-tokoh agama untuk menyerahkan pelaku-pelaku itu. Sudah ada namanya, fotonya juga ada. Kita tinggal melihat momen yang pas," kata Luki, Kamis (23/5/2019). Dari hasil identifikasi Tim Inafis di lokasi kejadian, kata dia, petugas menemukan botol-botol berisi bensin atau bom molotov tercecer. Sekitar 30 botol juga ditemukan di sekitar Polsek, dengan kondisi masih utuh atau belum sempat digunakan oleh massa. Sementara itu, Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim yang juga ikut meninjau lokasi menyampaikan, bahwa pihaknya menyerahkan kejadian ini sepenuhnya ke polisi untuk diselidiki lebih lanjut. Pihaknya juga berterima kasih kepada TNI, yang juga turun dan membackup pihak kepolisian. "Ini kan sudah proses ditangani kepolisian. Jadi kita menyerahkan ke Kapolda dan jajarannya melakukan pendalaman. TNI juga turun. Kita menyerahkan semua kepada proses yang sedang berjalan," kata dia. n
Tag :

Berita Terbaru

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Nella Kharisma hingga Mollucan Soul Ramaikan Pembukaan HGI City Cup Surabaya

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Event HGI City Cup 2026 Surabaya Fest dipastikan berlangsung meriah dengan menghadirkan hiburan musik dan rangkaian turnamen domino y…

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Pelaku Pembacokan di Menganti Ditangkap di Malang, Polisi Ungkap Motif Sweeping

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Aparat Satreskrim Polres Gresik berhasil menangkap pelaku pembacokan yang terjadi di wilayah Menganti, Gresik. Setelah sempat m…

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Kolaborasi Pemprov Jatim dan PLN Hantarkan Desa Gosari Raih Penghargaan Nasional

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 20:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima Penghargaan Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pengembangan Desa B…

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:45 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (UNAIR) bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan Asia-Europe Foundation menggelar peringatan ASEM D…

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Survei Prakarsa: Sebanyak 45,3 Persen Masyarakat Lamongan Belum Puas  dengan Layanan Publik

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Meski capaian kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan sepanjang tahun 2025 dalam LKPJ bupati cukup tinggi, namun itu tidak b…

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Pemprov Jatim Tegaskan Tidak Intervensi Proses Hukum, Namun Tetap Dampingi ASN

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

Jumat, 24 Apr 2026 17:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pendampingan hukum bagi aparatur sipil negara (ASN) yang tengah menghadapi persoalan hukum, t…