Garam di Sumenep Hanya Dihargai Rp 500 per Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Petani garam di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menjerit. Sebab, harga garam saat ini hanya dihargai Rp 500 per kilogram. Seperti yang dialami salah seorang petani garam asal Desa Karang Anyar, Kecamatan Kalianget. Mereka mengeluh karena harga garam ditingkat petani saat ini dipatok sangat murah. Supami (50), warga Desa Karang Anyar mengaku kaget dengan hasil produksi garam yang harganya sangat murah. Padahal bulan lalu, harga jual garam masih mencapai Rp 1.200 per kilogram. “Padahal ini sudah masuk musim kemarau. Tapi harga garam terus merosot. Harganya memang benar-benar anjlok,” katanya, saat di hampiri di lahan pegaramannya, Selasa (11/6/2019). Menurutnya, harga garam terus merosot sejak beberapa bulan terakhir. Dari Rp 1.200 per kg, turun menjadi 1.100 per kg. Selang beberapa minggu kemudian, turun menjadi Rp 900 per kg, kemudian turun lagi ke Rp 750 per kg. Terakhir, harga garam anjlok ke Rp 500 per kg. “Iya, kalau terus begini (harga garam) bisa-bisa petani rugi. Padahal, modal untuk memproduksi masih ngutang,” ungkapnya dengan nada lesu. Keluhan serupa disampaikan petani garam lainnya, Saleh (57). Dia mengaku hanya bisa pasrah dengan harga jual garam yang tidak sesuai harapan. Untuk itu, Saleh berharap agar ada stabilitas harga garam di pasaran, utamanya dari petani ke tengkulak. Kondisi naik turunnya harga garam, jelas mempengaruhi untung rugi para petani. “Harapannya harga bisa stabil. Paling minim Rp 1000 per kg lah, kalau turun lagi jangan. Kasihan para petani,” keluhnya. (haz)
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…