Gantian, China Layangkan Sanksi untuk Amerika Serikat atas Penjualan Perala

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Hubungan China dan Amerika Serikat (AS) kembali memanas. China mengatakan akan memberikan sanksi kepada perusahaan-perusahaan Paman Sam tersebut yang menjual senjata mereka ke Taiwan yang selama ini dianggap sebagai provinsinya yang membangkang. Pernyataan China tersebut muncul setelah Washington menyetujui kemungkinan penjualan tank, rudal dan peralatan militer ke Taiwan senilai US$ 2,2 miliar. China akan menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan AS yang menjual tank, rudal, dan perlengkapan militer lainnya kepada Taiwan. China menyatakan transaksi tersebut merusak kedaulatan dan keamanan nasional mereka. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Geng Shuang menyampaikan penjualan senjata tersebut merupakan pelanggaran serius atas prinsip "One China", di manaAS mengakui Beijing dan tidak Taipei. "Untuk mengawal kepentingan nasional kami, China akan menjatuhkan sanksi atas perusahaan-perusahaan AS yang terlibat dalam penjualan senjata ke Taiwan," ujarnya Belum diketahui apa dampak sanksi ini mengingat perusahaan keamanan swasta AS sudah dilarang bertransaksi dengan China sejak peristiwa Tiananmen pada 1989. Pada Senin (8/7), Pentagon mengumumkan bahwa Departemen Kehakiman AS telah menyetujui penjualan senjata yang dimintaTaiwan. Senjata yang ditransaksikan termasuk 108 tank General Dynamics Corp M1A2T Abrams dan 250 misil Stinger, yang diproduksi oleh Raytheon. Washington mengklaim penjualan tersebut tidak akan mengganggu keseimbangan militer di kawasan. Namun, nyatanya tetap diprotes oleh China. Presiden Taiwan Tsai Ing-wen juga sedang dalam berada di New York, AS, dalam rangkaian kunjungan kenegaraan ke negara-negara Karibia yang menjadi sekutunya. Keberadaannya di Negeri Paman Sam selama 4 malam menjadi perhatian, sekaligus memperlihatkan dukungan pemerintahanDonald Trump terhadapnya di tengah meningkatnya tekanan dari Negeri Panda. "Perbedaan budaya dan politik di Selat Taiwan terus melebar setiap hari dan setiap hari di mana Taiwan memilih kebebasan berpendapat, Hak Asasi Manusia (HAM), aturan hukum, adalah hari ketika kami makin jauh dari pengaruh otoritarianisme," papar Tsai dalam pidatonya di Columbia University, New York. Kementerian luar negeri China mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penjualan senjata AS ke Taiwan merusak kedaulatan dan keamanan nasional China. Amerika Serikat adalah pemasok senjata utama bagi Taiwan yang berkuasa sendiri, yang dianggap China sebagai provinsi yang tak patuh. Beijing tidak pernah meninggalkan opsi penggunaan kekuatan militer untuk membawa pulau itu di bawah kendalinya.
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…