Verifikasi dan Validasi Penerima BPNT di Lamongan Mulai Dilakukan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYA PAGI, Lamongan - Selama 7 tahun berjalan ini data penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Lamongan belum tersentuh verifikasi, akhirnya mulai dilakukan verifikasi dan validasi (Verval) Basis Data Terpadu (BDT) atau data kemiskinan oleh Dinas Sosial Lamongan. Verifikasi dan validasi (Verval) Basis Data Terpadu (BDT), atau data kemiskinan seperti disampaikan oleh Moh Kamil Kepala Dinas Sosial Lamongan, Kamis (18/7/2019), dilakukan salah satu faktornya tidak sedikit penerima BPNT, sudah dalam kondisi mampu, dan tidak sedikit dari warga miskin yang tidak menerima. "Masih ada masyarakat yang tergolong mampu dan masih berada dalam BDT akan dikeluarkan, sehingga nanti data yang ada di BDT hanya orang-orang yang memang masuk dalam kategori miskin,"terangnya. Dan validasi ini kata Kamil panggilan akrab Moh Kamil, agar penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) nantinya akan lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kamil, panggilan Moh Kamil juga menyebutkan dalam proses Verval BDT itu, Dinsos Lamongan menerjunkan total sebanyak 335 petugas, mulai dari petugas Verval di tingkat Desa hingga koordinator Kabupaten. “Secara rinci di desa-desa itu ada 270 petugas yang di kecamatan-kecamatan ada 60 petugas , kemudian yang di Dinsos ada 5 orang. Hasil dari Desa-desa nanti dikumpulkan di kecamatan, kemudian dari seluruh kecamatan akan dimasukkan ke sini (Dinsos)," ungkap Kamil. Dalam verifikasi dan validasi (Verval) Basis Data Terpadu (BDT) atau data kemiskinan tersebut Desa-desa beri kesempatan untuk melakukan muskel/musdes untuk mengusulkan orang-orang miskin yang belum masuk BDT. Ia menargetkan proses Verval BDT dapat diselesaikan pada bulan Oktober 2019, dan kemudian ditandatangani oleh pak Bupati dan disampaikan ke Menteri Sosial. Diharapkan pada Januari 2020 nanti penerima BPNT setelah diverifikasi sudah bisa menerima manfaat.jir
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…