ESDM Persilahkan Swasta Bangun PLTS di Atas Lahan Negara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dilaporkan sedang menggelar penjajakan kerjasama dengan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mengenai penggunaan lahan negara demi pendirian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Langkah ini diambil untuk memangkas ongkos investasi PLTS. Dengan begitu, banderol jual listrik dari PLTS dapat mencapai USD0,06 per kilowatt-hour (Kwh) atau lebih murah dari Biaya Pokok Pembangkit (BPP) nasional senilai US$0,07 per KWh. Terkait hal ini, Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM FX Sutijastoto mengatakan, operator listrik swasta diperbolehkan membangun PLTS di atas lahan negara. Dengan begitu, operator hanya melunasi biaya sewa saja per tahunnya. Menurut Sutijastoto, kebijakan ini bisa membuat investor pembangkit listrik lebih efesien karena tidak memerlukan dana besar demi membuka lahan. Terlebih, lahan yang diperlukan untuk membangun PLTS boleh dikatakan cukup luas. Apalagi, memerlukan waktu lama hanya untuk membebaskannya. "Yang menjadi hambatan dalam pembangunan PLTS ini adalah financial engineering, yaitu bagaimana supaya memperoleh harga listrik dengan murah. Nah, hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan lahan negara yang dikelola LMAN," ungkap Sutijastoto, Kamis (25/7/2019). Selain lebih murah, pembangunan PLTS di atas lahan negara jelas lebih efektif lantaran PLTS yang didirikan operator swasta, pada akhirnya bakal diberikan ke pemerintah dalam hal ini menggunakan sistem build, operate, transfer alias BOT. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 50 Tahun 2017. Pada umumnya, isi dari Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) memuat pasal pemindah tanganan pembangkit dari swasta ke pemerintah terjadi setelah masa 30 tahun beroperasi.
Tag :

Berita Terbaru

PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia Perpanjang Kampanye “Rejeki Langsung” Hingga Juni 2026

PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia Perpanjang Kampanye “Rejeki Langsung” Hingga Juni 2026

Jumat, 10 Apr 2026 10:00 WIB

Jumat, 10 Apr 2026 10:00 WIB

Surabayapagi.com:  PT Adiwisesa Mandiri Building Products Indonesia (PT AMBPI) resmi mengumumkan peluncuran kampanye “Rejeki Langsung” pada Februari 2026. Kamp…

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya baru-baru ini mencatat terjadi lonjakan kasus terhadap suspek penyakit campak yang mana…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…