FedEx Tahan Paket Huawei, Ini Tindakan China

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - FedEx dikabarkan telah menahan paket yang ditujukan oleh Huawei, penahanan paket ini dilakukan seiring dilayangkannya daftar hitam Huawei Mei lalu, yang secara efektif memblokir perusahaan-perusahaan AS untuk melakukan bisnis dengan pembuat peralatan telekomunikasi yang berbasis di Shenzhen. Tak diam saja, Huawei melaporkan peristiwa ini kepada otoritas China. Akhirnya, otoritas China mengambil tindakan berupa investigasi penyelidikan FedEx. Benar saja, perusahaan pengiriman A.S. FedEx secara illegal telah melakukan penahanan lebih dari 100 paket Huawei Technologies dan juga melanggar undang-undang lain. Penyelidikan FedEx dimulai sejak bulan lalu. "Investigasi menunjukkan bahwa FedEx diduga menahan lebih dari 100 paket Huawei yang memasuki China," kata Xinhua. "Penyelidik juga menemukan petunjuk untuk pelanggaran lain terhadap perusahaan." FedEx telah meminta maaf atas beberapa insiden pengalihan paket Huawei, yang dikaitkan dengan "kesalahan operasional", dan pihaknya menuntut pemerintah AS bulan lalu atas apa yang dikatakannya sebagai "tugas yang mustahil" untuk "mengawasi isi" pengiriman ekspor. Peristiwa tersebut menandai dampak terakhir dari larangan perdagangan Washington terhadap Huawei, yang tidak hanya mengguncang rantai pasokan teknologi global yang terkait dengan bisnis Huawei senilai $ 105 miliar, tetapi juga menyebabkan banyak kebingungan di antara perusahaan dan organisasi di luar perbatasan AS mengenai batasan pembatasan. Laporan itu muncul sehari setelah Huawei mengatakan perusahaan Flex (FLEX.O) yang terdaftar di A.S. "menyita" barang-barangnya di China. Huawei mengatakan pada hari Kamis, bahwa produsen kontraknya Flex telah menahan sekitar 700 juta yuan ($ 101,81 juta) barang di pabriknya di China. Flex menyimpan aset Huawei di pabriknya di kota Zhuhai selatan setelah daftar hitam A.S dan menyebabkan kerugian bagi Huawei, menurut laporan itu. Huawei mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil sekitar 400 juta yuan barang bulan lalu setelah negosiasi dan masih berusaha untuk mengambil kembali sisanya. Flex mengatakan pada hari Jumat dalam laporan laba kuartalannya bahwa ia akan mempercepat langkah untuk mengurangi eksposur ke produk tertentu di Cina dan India setelah "perkembangan geopolitik dan ketidakpastian baru-baru ini", yang terutama berdampak pada "satu pelanggan di Cina". Itu tidak menyebutkan nama pelanggan. "Kami telah melihat pengurangan permintaan untuk produk yang dirakit untuk pelanggan itu," katanya.
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkapz Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…