Surokhim: Berbahaya jika Pilwali Surabaya Main Petak Umpet!

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Prestasi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang di atas rata-rata jangan sampai membuat keder para calon wali kota Surabaya untuk berani muncul dan memantaskan diri dalam Pilwali Surabaya 2020. Hal ini diungkapkan oleh pengamat politik Universitas Trunojoyo Madura sekaligus peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) Surokhim Abdussalam. Menurut Surokhim, setiap zaman ada pemimpinnya, dan setiap pemimpin ada zamannya. Risma yang prestatif boleh dijadikanbenchmark tapi variabel momentum dan kesempatan pula yang akan menentukan kekuatan kepemimpinan kota mendatang. Pada era barusociety 5.0, sambungnya, kata kunci kepemimpinan publik ada pada kebaharuan, perubahan dan kolaborasi. Kepemimpinan adaptif akseleratif dengan lingkungan jauh lebih dibutuhkan untuk Kota Surabaya mendatang. Kerja keras, jujur dan lugas memang sesuai dengan karakterSuroboyoan, tetapi kreativitas, inovasi dan kebaharuan juga akan mengantar Kota Pahlawan bisa kompetitif dengan kota-kota lain. "Surabaya sebagi kota metro harus juga bisa bersaing dengan kota-kota besar internasional dengan segala potensi yang dimilikinya. Aktivasi potensi kreatif dan enterpreneurship warga kota akan jadi penentu untuk daya saing Kota Surabaya mendatang. Maka, calon-calon visioner harus terus dimunculkan dan menjadi perbincangan publik," cetus Surokhim, Minggu (28/7/2019). Surokhim menegaskan, kepemimpinan kota harus terus diperbincangkan oleh warga kota termasuk mendorong nama-nama yang sesuai dengan kebutuhan itu. Dirinya percaya stok kepemimpinan itu sebenarnya banyak di Surabaya. Memunculkan nama-nama potensial dan sesuai kebutuhan yang menjadi diskusi publik itu menjadi tugas bersama. "Janganlah bergantung pada proses politik kucing-kucingan dan main petak umpet. Dorong untuk lebih transparan, maka InsyaAllah kita akan menemukan calon-calon yang bisa melebihi Risma. Sudah saatnya publik mengawal calon-calon potensial agar kehendak zaman lebih berpihak kepada kepentingan publik dan bukan kepentingan pragmatis dan sempit," tutur Surokhim. "Jangan ditakut-takuti para calon-calon potensial agar berani muncul di Surabaya. Meragukan calon-calon muda potensial sama halnya melawan kehendak zaman," tambahnya.
Tag :

Berita Terbaru

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Takmir Masjid di Bayubang Lamongan Ajukan Pemindahan Gardu Trafo, PLN Patok Rp 80 Juta Menjadi Viral

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Takmir Masjid At-Taqwa di Desa Bayubang Kecamatan Solokuro Lamongan Jawa Timur, dibuat murka oleh pelayanan PLN, lantaran…

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Dampak Efesiensi, Pemkab Lamongan Pangkas Perjalanan Dinas Sampai 50 Persen

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai langkah kongkrit dalam komitmen menjalankan instruksi Pemerintah Pusat untuk efesiensi energi, Pemkab Lamongan telah…

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas Pembangunan Infrastruktur, KSPI PT PLN Kunjungi GITET Surabaya Selatan

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang bersih dan t…

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Permudah Pengajuan Klaim, BPjS Ketenagakerjaan Hadirkan Fitur Layanan 'Lapak Asik'

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan fitur antrean online pada Layanan Tanpa Kontak Fisik atau Lapak Asik mulai 1 April 2026 guna …

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…