Tersangka Pencabulan Didatangi Anggota DPRD Surabaya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -​ Rahmad Santoso Slamet,30, warga Tegalsari, tak hanya dijadikan tersangka, tapi juga mencoreng nama baik Pramuka. Dan, kemarin (28/7/2019) Hj Siti Mariyam anggota Komisi A DPRD Surabaya sekaligus Sekretaris Kwartir Cab Pramuka Kota Surabaya menyoroti kasus pencabulan belasan siswa di Surabaya yang dilakukan oleh pembina Praja Muda Karana (Pramuka). Dia menemui tersangka Rahmat Santoso Slamet,30, alias memet warga kawasan Tegalsari, Surabaya di ruangan Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim. Tujuannya menemui tersangka untuk mengklarifikasi apakah tersangka merupakan pembina pramuka yang sudah mengantongi kartu anggota Praja Muda Karana. Karena dengan kesalahan yang begitu berat ini mencoreng nama baik Pramuka maka pihaknya mencabut anggota pramuka dari tersangka dan tidak diperbolehkan berkecimpung di dalam Pramuka. "Kami sangat prihatin apalagi ini menyangkut nama baik Pramuka sedangkan Pramuka masih menjadi tumpuan orang tua untuk menjadikan anak-anak yang mandiri. Tapi adanya kasus ini menjadi tercoreng," ungkapnya saat di temui di Polda Jatim kemarin. Siti Mariyam menjelaskan tersangka baru saja mengikut pelatihan Brigade Pramuka. Akan tetapi tersangka belum mengantongi syarat-syarat sebagai pembina Pramuka. "Jadi kasus ini menjadi pembelajaran buat kami untuk standar pelatihan pembina pramuka, ini kami (Pramuka) kebobolan," ujarnya. Pihaknya atas nama Pramuka Kota Surabaya meminta maaf terhadap sekolah-sekolah dan para korban terkait kejadian ini. "Mudah-mudahan jangan ada keraguan Pramuka masih menjadi yang terbaik untuk membina anak-anak mandiri. Mohon oknum ini bisa menjadi jerah dan untuk orang tua lebih ekstra lagi menjaga anak-anaknya," paparnya Sementara itu, Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim menjadwalkan konseling di enam sekolah yang menjadi tempat membina pramuka tersangka Rahmad Santoso Slamet. Upaya itu dilakukan untuk mendeteksi dan mendata kemungkinan korban siswa yang pernah dicabuli pria usia 30 tahun itu. "Kita jadwalkan untuk konseling ke sekolah awal pekan," ujar Kasubdit IV Renakta AKBP Festo Ari Permana Minggu (28/7). Nantinya, lanjut Festo, konseling akan dilakukan polisi, psikolog dan Unit PTT Provinsi Jawa Timur. Diharapkan dengan konseling tersebut, polisi dapat mengidentidikasi siswa yang pernah menjadi korban. "Dengan begitu nanti kami bisa data dan dampingi korban supaya tidak trauma (jika ada korban baru), atau memiliki dendam untuk melakukan hal serupa," sambung polisi dengan dua melati di pundaknya itu. Selama ini, tersangka diketahui membina pramuka di enam sekolah berbeda di kawasan Tegalsari, Surabaya. "Lima SMP, dan satu SD. Dugaannya korban bisa bertambah," bebernya. Ditambahkan Festo, untuk hasil tes kejiwaan tersangka pihaknya masih menunggu dari dokter yang memeriksa. Sekedar diketahui Rahmad Santoso Slamet alias Memet dibekuk Subdit IV Renakta lantaran terbukti mencabuli 15 siswanya. Aksi bejat itu dilakukan di rumah tersangka. Modusnya tersangka membuat grup Inti Pramuka yang diberi nama Minion. Tersangka merayu korban untuk masuk grup tersebut. Dengan syarat harus mengikuti tujuh tahapan tes di rumah tersangka. Setelah tiba di rumah tersangka, para korban dicabuli. Tak hanya itu mereka juga diminta melakukan tindakan seksual sesama siswa.nt
Tag :

Berita Terbaru

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

KPK Periksa Faizal Rachman, Telusuri Protek Hingga Kedekatan Dengan Maidi 

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 17:09 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Pengusaha event organizer (EO) Matahari Pink Inspiration (MPI), Faizal Rachman, diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ter…

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Laporan Maia Estianty soal KDRT ada di KUHP Baru, Pengamat Hukum Apresiasi Sikap Ahmad Dhani

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 16:22 WIB

SURABAYAPAGI.COM, JAKARTA — Polemik lama antara Ahmad Dhani dan Maia Estianty kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Praktisi hukum Ghufron menegaskan p…

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Slogan BERTEMAN, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan dengan Normalisasi Jalur Wilayah Blitar

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

Kamis, 14 Mei 2026 12:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Terus berkomitmen menjaga keamanan operasional perjalanan kereta api sekaligus keselamatan pengguna jalan pada perlintasan Rel…

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …