Huawei Masih Berjaya dan Berhasil Kalahkan Pesaingnya Meski Main Kandang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Huawei Technologies China telah memperkuat dominasinya terhadap pasar ponsel pintar domestik pada kuartal kedua. Selain itu, pengiriman dan pangsa pasar juga meningkat. Pendominasian ini tak lepas dari dukungan pelanggan Cina atas Huawei yang kini menjadi objek perang dagang. Huawei, yang dimasukkan ke dalam daftar hitam perdagangan oleh Amerika Serikat sejak pertengahan Mei dan hampir dilarang melakukan bisnis di sana lebih awal mengirimkan 37,3 juta smartphone di China dalam tiga bulan yang berakhir Juni, dan ini naik 31% YoY, menurut perusahaan riset pasar Canalys. Pangsa pasarnya naik lebih dari 10 poin persentase menjadi 38% di kuartal ini, bahkan ketika semua vendor top lainnya kehilangan tempat di pasar ponsel pintar terbesar di dunia, data Canalys menunjukkan. Sebelumnya, Huawei ditambahkan oleh AS ke dalam daftar hitam pada bulan Mei. Masuknya Huawei ke daftar hitam tersebut telah mengkhawatirkan perusahaann. Pasalnya, AS akan memotong aksesnya ke komponen dan perangkat lunak AS yang penting seperti aplikasi Google Android. Penambahan daftar tersebut "menyebabkan ketidakpastian di luar negeri" tetapi perusahaan telah mengalihkan fokusnya ke pasar dalam negeri, di mana ia berinvestasi dalam ekspansi offline yang agresif untuk memikat konsumen dengan promosi penjualan yang patriotik, kata analis Canalys, Mo Jia. Kitty Fok, yang melacak sektor ponsel pintar China di perusahaan riset IDC, mengatakan bahwa konsumen merespons percikan terhadap Huawei dengan sentimen pro-China, yang membantu meningkatkan daya tarik merek yang sudah kuat di negara itu. “Produk itu sendiri sudah dikenal dengan baik, dan perang dagang membantu orang merasa bahwa mereka perlu mendukung Huawei. Satu-satunya kekhawatiran adalah bahwa mereka mungkin tidak mendapatkan pasokan komponen, tetapi pada akhirnya, mereka melakukannya” kata Fok. Kefokusan Huawei yang merambah ke pasar lokal membuat Huawei menerima lonjakan pengiriman smartphone kuartal kedua, meskipun pengiriman smartphone Cina secara keseluruhan menyusut. Pengiriman smartphone di Tiongkok turun 6% pada kuartal tersebut menjadi 97,6 juta unit, penurunan kuartal ke-9 berturut-turut, menurut Canalys. “Pengiriman Tiongkok kuartal kedua mewakili 64�ri total pengiriman smartphone Huawei pada kuartal tersebut” katanya. Oppo, Vivo, Xiaomi Corp dan Apple Inc, empat vendor teratas di belakang Huawei, mengalami penurunan dalam pengiriman dan pangsa pasar pada kuartal tersebut, kata Canalys.
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…