Tak Bayarkan Upah Sesuai UU, Godyear Kena Getahnya

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Sebagaimana dikutip dari Reuters, pabrik Goodyear di daerah San Luis Potosi, Meksiko hanya menggaji pekerjanya sebesar US$ 2 per jam hingga US$ 6 per jam, sementara pekerja Goodyear pusat memberlakukan pembayaran US$ 23 per jam. Hal ini tak sebanding dengan upah yang semestinya yakni sebesar US$11 per jamnya. Tak ayal jika para pekerja tidak terima dengan prlakukan perusahaan. Manusiawi sepertinya telah dilupakan. Dengan upah yang minim tentu biaya hidup yang dibebankan kepada pekerja tidak akan terbayar semuanya. Atas hal itu, sejumlah anggota Parlemen asal Partai Demokrat Amerika Serikat mengkritik penolakan kunjungan pabrik Goodyear Tire & Rubber Co cabang Meksiko menyusul temuan kondisi lingkungan kerja yang buruk, berupa upah yang tidak memadai, PHK ilegal, dan diskriminasi. "Kami kecewa, perusahaan ikonik AS seperti Goodyear gagal memberikan hak-hak dasar kepada pekerjanya di Meksiko. Bahkan melanggar apa yang telah ditetapkan hukum internasional dan hukum Meksiko dalam ketenagakerjaan," tulis Earl Blumenauer, Ketua Subkomite Perdagangan Partai Demokrat dalam surat yang ditunjukan kepada CEO Goodyear, Richard Kramer. Kritik Blumenauer dan tiga anggota parlemen Demokrat lainnya memang menyasar terbentuknya UU perdagangan AS, Meksiko - Kanada. Pemerintahan Trump juga sebenarnya sudah menyetujui langkah kongres untuk mengganti UU tersebut dengan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara, namun hal ini ditolak oleh Partai Demokrat sehingga pihaknya masih akan terus menuntut perbaikan kondisi ketenagakerjaan, penegakan hukum, iklim, dan farmasi di Meksiko. "Kami tidak melihat adanya perbaikan kondisi ketenagakerjaan di Meksiko sebagaimana apa yang digembar-gemborkan oleh NAFTA dan Reformasi Pekerja Meksiko. Sebaliknya, yang kami saksikan adalah praktek bisnis eksploitatif yang dilakukan Goodyear di Meksiko," lanjut Blumenaur yang memimpin kunjungan bipartisan ke Meksiko dari 18 - 22 Juli sebagaimana dilansir dari Reuters. Pihak Demokrat, selanjutnya akan menunggu respon Goodyear dalam dua minggu mendatang terhadap laporan yang telah dilemparkan. Mereka juga menuntut keterbukaan data mengenai banyaknya output dari Pabrik San Luis Potosi yang dikirim ke Amerika Serikat. Sementara itu, pihak Goodyear beralasan pihaknya sengaja tidak mengizinkan kunjungan apapun karena sedang menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi pekerja demi mencapai target produksi yang telah dicanangkan sampai akhir tahun.
Tag :

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…