Rupiah Melemah tajam, Rp 14.168 per Dollar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Rupiah melemah tajam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini setelah bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) membuat pelaku pasar "kecewa". Sementara itu, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) mencatat rupiah di posisi Rp14.098 per dolar AS atau lebih rendah dibanding kemarin, yakni Rp14.026 per dolar AS. Pada hari ini, rupiah berada di dalam rentang Rp14.068 hingga Rp14.125 per dolar AS. Sore hari ini, sebagian besar mata uang utama Asia melemah terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia melemah 0,45 persen, yuan China melemah 0,29 persen, rupee India melemah 0,39 persen, yen Jepang melemah 0,28 persen, peso Filipina melemah 0,62 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,47 persen. Namun, dolar Hong Kong tercatat menguat 0,02 persen dan baht Thailand menguat 0,14 persen terhadap dolar AS. Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan rupiah terkapar setelah bank sentral AS The Fed menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin. Hanya saja, setelah itu, Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa The Fed tidak akan melakukan penurunan suku bunga secara agresif. Bahkan, keputusan The Fed ini mengundang reaksi dari Presiden AS Donald Trump. Di dalam cuitannya, ia menganggap Powell telah mengecewakannya, meskipun The Fed mengatakan tidak akan menerapkan kebijakan moneter yang ketat. "Bisa jadi ini adalah penurunan yang terakhir sebelum ada kebijakan serupa yang tidak terjadi dalam waktu dekat," jelas Ibrahim, dilansir dari CNN Kamis (1/8). Lebih lanjut ia menuturkan pasar juga mempertimbangkan iklim investasi di Inggris setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berencana untuk mengeluarkan Inggris dari Uni Eropa tanpa ada perjanjian perdagangan (no-deal Brexit). "Selain meningkatnya risiko Brexit tanpa kesepakatan, pasar juga akan fokus ke pertemuan Bank Sentral Inggris Kamis (1/8)," tandasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…