Ketua KAI: Jaksa Harus Lebih Jeli

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
“Eksekutifnya diperiksa juga, dong. Kasus korupsi itu mengandung asas barang siapa yang menguntungkan dirinya sendiri maupun orang lain. Jadi, pejabat – pejabat dinas itu patut diduga ikut menerima,” Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jatim Abdul Malik angkat bicara soal kasus dugaan korupsi dana hibah Jasmas 2016. Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jatim ini menduga kasus ini melibatkan banyak orang alias korupsi berjamaah. Namun hingga kini Kejari Tanjung Perak baru menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Darmawan alias Aden, anggota DPRD Kota Surabaya Sugito dan pengusaha Agus Setiawan Tjong. Nama terakhir sudah divonis enam tahun penjara. “Jaksa jangan hanya jadikan tersangka tiga orang saja. Kalau Jaksa sungguh – sungguh, harusnya akan ditemukan siapa saja yang terlibat. Dan, itu masih banyak,” ungkap Abdul Malik kepada Surabaya Pagi, Minggu (4/8) kemarin. Dia juga meminta jaksa mengusut keterlibatan eksekutif atau pejabat Pemkot Surabaya. Kejaksaan harus memeriksa kepala dinas terkait yang saat itu menjabat. “Ini kan perkara korupsi. Eksekutifnya diperiksa juga, dong. Kasus korupsi itu mengandung asas barang siapa yang menguntungkan dirinya sendiri maupun orang lain. Jadi, pejabat – pejabat dinas itu patut diduga ikut menerima,” beber Malik. Selain itu, ketua RT - RW penerima hibah yang tidak menggunakan dana sesuai peruntukannya pun harus dipanggil. Karena mereka turut serta mendapat keuntungan dari Jasmas tersebut. “Yang memberikan rekomendasi dan menerima hibah sama – sama korupsi. Kan yang menerima para ketua RT – RW. Nah, jaksa harus lebih jeli itu,” kata Malik. “Saya minta jaksa jangan bermain. Kalau mau ngusut kasus ini, bongkar semua. Kan masih banyak lagi. Saya minta kasus ini ditindaklanjuti dengan serius,” tandasnya. Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak, Rachmat Supriady memastikan berkas kedua tersangka kasus korupsi jasmas dengan total kerugian hingga Rp 5 miliar segera rampung dalam dua bulan. Dalam kasus ini Kejari Tanjung Perak sudah menahan dua orang anggota DPRD Surabaya, Sugito dan Dharmawan. "Kami targetkan sebelum dua bulan ini berkas kasus ini sudah bisa disidangkan di Pengadilan Tipikor," ucap Kepala Kejari Tanjung Perak, Rachmat Supriady. Rachmat menjelaskan saat ini jaksa penyidik tengah memeriksa saksi-saksi yang digunakan untuk kelengkapan berkas kasus yang menjerat dua tersangka. n
Tag :

Berita Terbaru

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Kasus Maidi Melebar, Komisi Pemberantasan Korupsi Periksa Sekda hingga Juru Parkir 

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:38 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pengembangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, mulai merambah ke berbagai lapisan. Tak hanya p…

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Musrenbang RKPD 2027, Emil Dardak: Pembangunan Jatim 2027 Tekankan Pertumbuhan Berkualitas

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 19:08 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…