Kepala Dinas ESDM Jatim, Maju sebagai Bacabup Kabupaten Tuban

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Tuban- Bertambah lagi salah satu putra asal Tuban yang ingin menempuh pencalonan Bupati melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kepala Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur, Setiajit, hari ini mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati (Bacabup) ke sekretariat dewan perwakilan cabang (DPC) PDIP Tuban. Minggu, (8/09). Sebelumnya, Setiajit pernah maju jadi Bacabup Kabupaten Tuban, pada gelaran Pilkada 2011 lalu. Saat itu ia berpasangan dengan mantan bupati Tuban 2 periode Haeny Relawati Rini Widyastuti sebagai wakilnya. Namun hasilnya belum maksimal, yakni hanya memperoleh suara terbanyak ketiga. Lalu, apa alasan Setiajit maju lagi. Setiajit mengatakan jika dirinya ingin membuat terobosan untuk kemajuan, mengingat banyak potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Tuban, sehingga demi mencapai tujuanya tersebut ia akan maju kembali pada Pilkada Tuban 2020 mendatang. "Yang dilakukan bupati sebelumnya yakni pak Huda dan Bu Haeny sudah baik. Tapi kita perlu membuat lompatan yang lebih lagi, sehingga Tuban mampu mengungguli kabupaten tetangga. Dari situlah alasan kenapa saya ingin maju kembali di pilkada nanti," ujarnya. Wakil bidang pemenangan pemilu (Bapilu) DPC PDIP Tuban, Sandi, menuturkan jika dengan setiajit, keseluruhan sudah ada 4 orang yang mengambil formulir pendaftaran Bacabup dari PDIP. Setelah dilakukan veririkasi persyaratan, berkas beberapa Bacabup yang sudah mendaftar tersebut, nantinya akan diserahkan ke DPD kemudian diteruskan ke DPP PDIP, sehingga sebagai hasil akhirnya, akan dipilih salah satu nama untuk diberikan rekomendasi resmi sebagai calon bupati oleh partai. "DPC kan sebagai administratif saja, nantinya berkas para calon ini akan kami serahkan ke DPD, kemudian diteruskan ke DPP untuk akhirnya dipilih satu nama yang diberikan rekomendasi oleh partai,"ucapnya. Untuk diketahui, PDIP hanya mempunyai kuota 10% atau 5 kursi di DPRD Tuban, dimana sesuai ketentuan perundangan, syarat untuk mencalonkan kepala daerah minimal harus mengantongi 20% dukungan legislatif atau dari 10 anggota, sehingga melakukan koalisi dengan partai lain menjadi pilihan yang harus dilakukan oleh PDIP. Sehingga, saat disinggung mengenai hal itu, Sandi menambahkan jika sampai saat ini partainya terus membuka ruang komunikasi dengan partai lain demi mencapai hasil terbaik di Pilkada Tuban nantinya. "Kami tetap berkomunikasi dengan partai lain untuk mencapai dukungan 20%," pungkasnya.
Tag :

Berita Terbaru

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Ringankan Beban Berobat, Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah di Surabaya

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Sebagai salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam meringankan beban ekonomi warga, khususnya saat harus…

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Konsumsi dan Investasi Jadi Motor Utama, Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen di Awal 2026

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:34 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Ekonomi Jawa Timur menunjukkan kinerja yang semakin kuat pada awal 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat perekonomian Jawa Timur pada…

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Tak Pernah Kebanjiran, Warga Kembang Kuning Rasakan Pertamakali Wilayahnya Tergenang

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Musim kemarau yang identik dengan cuaca panas dan minim hujan seolah kehilangan polanya di Surabaya. Hujan deras yang mengguyur Kota…

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Lewat Kolaborasi KOLAK MANIS, Pemkot Malang Perkuat Pengawasan Usaha Pariwisata

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota…

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

PDAM Mati 15 Hari, BPBD Probolinggo Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih di Desa Tigasan Wetan

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Melihat fenomena gangguan layanan air bersih akibat distribusi PDAM yang mati selama kurang lebih 15 hari di Dusun Krajan RT 06…

Perkuat Akses Ekonomi, Jembatan Perintis Garuda di Lumajang Capai 97,88 Persen

Perkuat Akses Ekonomi, Jembatan Perintis Garuda di Lumajang Capai 97,88 Persen

Selasa, 23 Jun 2026 14:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 14:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebagai bagian dari upaya percepatan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas…