Seragam Gratis di Jombang Tuai Polemik, Sejumlah Kepsek SMP Angkat Tangan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Sejumlah kepala sekolah (Kepsek) SMP di Jombang, Jawa Timur, sepakat menentukan sikap terkait pengadaan seragam gratis dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, Jawa Timur. Hal itu disebabkan pengadaan seragam gratis untuk peserta didik baru jenjang SMP menuai polemik. Pada tahun ajaran mendatang, baik seragam nasional, almamater, pramuka, dan batik akan diserahkan sepenuhnya ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Ketua MMKS SMP se-Kabupaten Jombang, Alim mengatakan, dalam pengadaan seragam gratis memang menjadi beban pemkab. Namun jika menimbulkan polemik seperti saat ini, lebih baik jika seragam tersebut ditanggung sepenuhnya oleh dinas. "Tidak dibebankan pada sekolah. Karena seragam batik dan almamater sekolah tidak masuk bantuan, kemudian sekolah melakukan pengadaan sendiri,” katanya, Rabu (25/9/2019). Alim menjelaskan, bahwa idealnya seluruh pengadaan seragam ditanggung pemkab, sehingga sekolah tak perlu lagi melakukan pengadaan seragam. "Kami tidak ingin tahun-tahun mendatang ada masalah soal seragam. Jadi sebaiknya seluruh seragam ditanggung pemda. Baik itu seragam nasional, batik, olahraga, atau pramuka,” jelasnya. Untuk bantuan seragam, baik berbentuk kain atau seragam jadi, menurut Alim pihak sekolah tak mempersoalkan. “Lebih baik seragam jadi. Tapi kalau bentuk kain, hanya tinggal melakukan penjahitan saja. Seperti seragam nasional dan pramuka yang ada tahun ini,” ujarnya. Alim menegaskan, kalau pihak sekolah yang melakukan pengadaan seragam batik dan almamater, akan rentan dan berpotensi muncul persoalan. “Yang dipersoalkan seringkali masalah harga,” tegasnya. Sekarang ini pengadaan seragam batik dan seragam almamater harga satu setel seragam batik di SMPN 1 Jombang misalnya, Rp 211 ribu untuk siswa laki-laki, dan 228 ribu untuk siswa perempuan. "Sedang seragam almamater harganya tidak jauh berbeda dengan harga seragam batik. Selain itu siswa bebas memilih penjahit. Tapi jika mau menjahitkan di sekolah biayanya Rp 70 ribu per setel,” pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Reklamasi Diduga Tanpa Kepastian Izin di Pesisir Gresik, Nelayan Kehilangan Ruang Hidup

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Dugaan pencaplokan wilayah laut kembali mencuat di pesisir Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kawasan yang b…

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Gresik Digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 15:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mulai menyidangkan perkara dugaan korupsi dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa T…

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

PKL Alun-alun Madiun Tolak Relokasi, Tempat Baru Dinilai Merugikan Pedagang 

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 14:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kota Madiun - Pedagang kaki lima (PKL) di kawasan alun-alun Kota Madiun menolak relokasi yang direncanakan Pemkot Madiun. Alasannya tempat…

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Lem Rajawali Lakukan Transformasi Brand 2026, Luncurkan Produk Baru dan Perkuat Ekspansi Pasar

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 13:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Lem Rajawali, brand milik Mikatasa Group, resmi melakukan transformasi brand secara menyeluruh pada 2026 sebagai upaya memperkuat p…

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Pemegang Saham Danamon Setujui Seluruh Agenda RUPST 2026

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 09:50 WIB

SURABAYA PAGI, Jakarta- PT Bank Danamon Indonesia Tbk (“Danamon” atau “Perseroan”, BEI: BDMN), anggota MUFG, grup jasa keuangan global, pada hari ini menyele…

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…