Harga Batubara Naik Tipis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com - Pada awal kuartal III (1/7/2019), harga batu bara acuan ICE Newcastle di tutup ke level US$ 69,50/ton dan di akhir kuartal harga batu bara di tutup ke level US$ 71,75/ton. Artinya secara point to point harga batu bara naik 3,23%. Namun sejak awal Juli hingga akhir Agustus harga batu bara terus mengalami koreksi. Batu bara mencatatkan harga tertingginya pada 10 Juli ke level US$ 78,3/ton. Sejak saat itu harga batu bara anjlok hingga 17,9% ke level US$ 64,25/ton di akhir Agustus, dilansir dari CNBC Pada September, harga batu bara fluktuatif cenderung menguat. Sejak dibuka pada 2 September harga batu bara tercatat naik 8,36% secara point-to-point dari tahun lalu. Namun harga batu bara belum dapat terangkat tinggi mencicipi harga tertinggi sebelumnya. Salah satu penyebab terjadi pelemahan batu bara di bulan Juli dan Agustus adalah sentimen pertumbuhan ekonomi yang melambat. Hampir semua negara pengimpor batu bara terutama di kawasan Asia seperti China, Jepang dan Korea mengalami kontraksi pada sektor manufakturnya. Ditambah dengan komitmen dari negara-negara benua biru untuk memangkas konsumsi batu bara karena mencemari lingkungan. Pada bulan September harga batu bara cenderung naik setelah impor batu bara China juga naik. Permintaan batu bara China naik 8,1�lam 8 bulan terakhir dari Januari-Agustus. Hingga Agustus impor batu bara China mencapai 220,8 juta ton. Perlu diketahui bahwa China merupakan negara importir batu bara terbesar di dunia. Bersama India, konsumsi batu bara Negara Tirai Bambu berkontribusi lebih dari separuh konsumsi batu bara global. Periode Agustus-September merupakan periode yang cukup membawa berkah memang. Pasalnya pada periode tersebut merupakan periode puncak musim panas di kawasan Asia. Suhu sedang tinggi-tingginya membuat permintaan terhadap pendingin ruangan juga tinggi. Ketika permintaan pendingin ruangan tinggi tentu akan berdampak pada tingginya permintaan terhadap listrik. Mayoritas kawasan Asia menggunakan listrik dengan bahan bakar batu bara sehingga permintaan naik. Namun naiknya permintaan tidak berlangsung lama. Permintaan batu bara untuk kuartal empat diprediksi akan turun. Terutama dari negara importir terbesar batu bara di dunia yaitu China. Diprediksi impor batu bara China kurang dari 13 juta ton per bulan hingga akhir tahun ini. Belum lagi indeks dolar yang terus menguat pada kuartal ke III. Penguatan indeks dolar ini mencetak rekor tertinggi dalam dua tahun. Menguatnya dolar terutama terhadap mata uang negara-negara importir batu bara seperti Yuan Tiongkok dan Rupee India turut membebani harga batu bara yang dibanderol dalam dolar greenback.
Tag :

Berita Terbaru

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Uber Indonesia -Taiwan Imbang 2-2

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 22:00 WIB

SURABAYAPAGI : Kemenangan Rachel/Febi membuat kedudukan Indonesia vs Taiwan imbang menjadi 2-2, semalam. Saat berita ini dibuat, partai kelima, di mana Ester …

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Khofifah Dorong Penguatan Industri substitusi impor sektor Farmasi

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:55 WIB

SURABAYAPAGI :  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong penguatan industri substitusi impor khususnya di sektor farmasi, demi mengurangi …

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Presiden Janji Perbaiki Semua Perlintasan KA Sebesar Rp 4 triliun

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:50 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto mengatakan akan memperbaiki semua perlintasan KA. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai menjenguk korban kecelakaan…

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Presiden Prabowo, Jenguk Korban Didampingi Sekab Teddy

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:49 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden RI Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4).…

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

19 Perjalanan Kereta Dibatalkan, Termasuk Argo dan Gumarang

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:45 WIB

Tabrakan Maut antara Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line rute, Diduga Disebabkan Taksi Listrik yang Mogok di Lintasan KA…

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Taksi Listrik Green SM asal Vietnam, Diduga Pemicu Insiden

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

Selasa, 28 Apr 2026 21:40 WIB

SURABAYAPAGI : Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka suara soal insiden tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek. Insiden tersebut…