Balasa Dendam, Beli Plat Baja untuk Bikin Senjata Tajam

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Virus Gank All Star Meluas, Polisi Amankan 2 Pemuda Usai amankan 17 anak Gank All Star dan Gank Kampung Jawara. Polrestabes Surabaya kembali amankan empat anak Gank yang sedang menggalang dana untuk membeli bahan plat baja yang akan dibuat senjata tajam. Wartawan SurabayaPagi, Hendarwanto Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, senjata tajam ini akan digunakan untuk balas dendam ke Gank Kampung Jawara. "Balas dendam karena rekan gank sempat diculik dan dikeler ke tiga tempat hingga akhirnya dianiaya. Kita sudah tetapkan sembilan orang tujuh di antaranya anak-anak sekolah sebagai pelaku penganiayaan," jelas Sudamiran didampingi Wakasatreskrim Kompol Ardian. Lebih lanjut Sudamiran mengatakan, total anak yang diamankan sejak Sabtu (12/10/2019) hingga Senin ini ada 21 anak. Mereka diserahkan ke Dinas Sosial Pemkot Surabaya untuk mendapatkan pembekalan moral dan psikis supaya tak ikut gabung genk "nakal". Sementara dari gelar perkara kasus genk anak ini, Polisi hanya menunjukkan dua orang yang tergabung dalam genk karena sudah dewasa. "Untuk anak-anak kita tak bisa tunjukkan karena harus menaati UU Perlindungan Anak," imbuhnya. Tak hanya menggalang dana secara aksi sosial. Dari tangan para anak-anak Polisi juga mengamankan dua buah kentrung atau gitar kecil yang diduga dipakai buat mengamen. "Nah dana hasil ngamen ini diduga dipakai buat beli alat atau senjata buat bentrokan," pungkasnya. "Dua anak yang ditetapkan sebagai tersangka yakni. Rizaldi,18, asal Simorejo VI/42 Surabaya dan Iqrom,22, asal Dusun Sidowungu Desa Menganti Gresik. Sementa AKP Ruth Yuni, Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya, dari tangan para tersangka yang masih sekolah ini petugas menyita 11 unit polsel pintar. Selain itu, tiga kendaraan sepeda motor, dan pisau besar juga diamankan. Banyak anggota genk, begitulah yang disampaika petugas kepolisian Polrestabes Surabaya. Tak hanya beranggotakan anak di Surabaya, anak-anak asal Kabupaten Gersik juga banyak yang ikut menjadi anggota genk. Malahan menurut data Polrestabes Surabaya ada 61 grup Whatsapp yang mengatasnamakan Gank All Star dan Gank Kampung Jawara. Guna mengantisipasi aksi dan perekrutan anggota gank, kepolisian bersama Pemkot Surabaya akan mempertemuan kedua genk dan mengundang orangtua anak-anak supaya didamaikan. Sebelumnya diberitakan, Aksi puluhan remaja anggota Gank All Star yang hendak menyerang Gank Jawara Kampung digagalkan polisi. Dari puluhan remaja itu, 17 di antaranya berhasil diamankan. Aksi Gank All Star Surabaya itu digagalkan Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Minggu (13/10/2019) dinihari. Mereka dikepung di Taman Mundu, Tambaksari, Surabaya yang diketahui sebagai titik kumpul utama Geng All Star Surabaya. Pengepungan itu melibatkan puluhan personel Satreskrim Polrestabes Surabaya sejumlah anggota Polsek Tambaksari, dipimpin Kasatreskrim AKBP Sudamiran. Setelah dikepung, 17 anak berhasil diamankan, beberapa di antaranya berhasil meloloskan diri. "Rencana penyerangan itu terendus patroli siber yang dilakukan Polrestabes Surabaya," kata Sudamiran di lokasi pengepungan. Dari patroli siber itu diketahui bahwa Gank All Star tersebut hendak menyerang ke Simo Pomahan Gang 0, yang diketahui sebagai titik kumpul atau markas Gank Jawara Kampung. Para anggota Geng All Star Surabaya itu sepakat berkumpul di Taman Mundu.
Tag :

Berita Terbaru

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

KPK Geledah Dua Kantor Pemkot Madiun, Dinas Perdagangan dan BKAD Jadi Sasaran

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:33 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan dugaan Tindak Pidana P…

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Peta Kekuasaan Jajaran Kabinet Merah Putih: Sekjen Sarmuji Jadi Menperin, Bukti Kapasitas Kader Golkar Teruji

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:29 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Peta kekuasaan di jajaran Kabinet Merah Putih mengalami pergeseran. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai…

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Ikuti EJIF 2026, Kota Mojokerto Berpeluang Bidik Investor Kelas Kakap

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:27 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, terus berupaya membuka peluang investasi untuk mendorong…

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Mulai Dilirik Investor Asing, Kota Mojokerto Promosikan Pembangunan Sport Centre di EJIF 2026

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 17:15 WIB

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari terus berupaya merealisasikan pembangunan Kawasan Sport Centre di Lapangan Surodinawan,…

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…