Kurangi Impor, Kemenperin Ajak 40 Pelaku IKM Logam Temu Bisnis dengan Indus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Mengurangi ketergantungan impor logam, Kemenperin mendorong industri besar logam menggandeng pelaku IKM logam untuk memasok komponen yang dibutuhkan. Karena industri logam itu tulang punggung. Karena hampir semua industri terkait dengan logam. Bisa bahan baku, alat, perangkat atau sekedar cetakannya, membutuhkan logam. Hal itu diungkapkan Ir Edy Siswanto, Asesor Manajemen Ahli Utama Dirjen IKM dan Aneka Kementerian Perindustrian di sela acara Temu Bisnis IKM Logam Jawa Timur di Sidoarjo, Rabu (30/10/2019). Sebagai tulang punggung, berarti ada potensi besar dari industri ini untuk terus maju. Termasuk industri besar maupun para pelaku IKM (Industri Kecil Menengah)-nya. Apalagi, sejumlah perusahaan masih banyak mengimpor. "Jika IKM bisa memenuhi kebutuhan itu, tentu tidak perlu impor. Ini peluang," kata Ir Edy Siswanto dihadapan 40 pelaku IKM Logam Jatim. Kementrian Perindustrian berharap, industri-industri besar bisa terus menggandeng IKM logam untuk memenuhi kebutuhan industrinya. Dalam hal komponen dan sebagainya. "Produsen motor misalnya, sebaiknya hanya memproduksi mesinnya saja. Komponen lain diserahkan ke IKM dengan standar yang telah ditentukan," harapnya. Dengan begitu, IKM logam bakal terus meningkat. Namun, pelaku IKM juga terus upgrade, menyesuaikan standart yang ada. Dalam hal kualitas, kontinuitas, dan sebagainya. Dalam hal ini, pemerintah tentu harus mensupport. Bisa dengan memberi pinjaman lunak, pengadaan alat, memfasilitasi komunikasi IKM dengan indistri besar, dan sebagainya. Seperti menggelar temu bisnis kali ini. Kemenperin mempertemukan PT Panasonic Manufacturing Indonesia dan PT Barata Indonesia dengan puluhan pelaku IKM Logam Sidoarjo dan Pasuruan. Melalui kegiatan ini, diharapkan bisa mendorong terjalinnya kerjasama industri besar dengan IKM logam, yang ujungnya dapat membawa kemajuan IKM logam. "Pertemuan-pertemuan seperti ini penting. Sebagai jembatan antara industri besar dan IKM logam untuk memulai kerjasama," jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo Drs Ec Tjarda, saat mendampingi Ir Edy Siswanto. Pihaknya juga mengingatkan, masalah SDM dan beberapa hal lain harus terus diperbaiki oleh pelaku IKM logam. Apalagi persaingan di era industri 4.0 ini semakin ketat. sg
Tag :

Berita Terbaru

Tarif Tiket Mulai Rp10 Ribu, Wisata Pantai Karanggongso Mampu Dongkrak PAD di Trenggalek

Tarif Tiket Mulai Rp10 Ribu, Wisata Pantai Karanggongso Mampu Dongkrak PAD di Trenggalek

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menyuguhkan banyak destinasi wisata favorit alam yang wajib dikunjungi, salah satunya Pantai…

Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

Penjualan Hewan Kurban di Kota Madiun Ramai Pembeli, Harga Kambing Mulai Rp2,8 Juta

Kamis, 07 Mei 2026 13:11 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Dua pekan menjelang Hari Raya Idul Adha, aktivitas penjualan hewan kurban di Kota Madiun mulai menunjukkan tren positif dan dipenuhi…

Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD

Sidak Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2026, DKPP Kota Blitar Temukan Sapi Terjangkit LSD

Kamis, 07 Mei 2026 13:00 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar…

Kawasan Jalan Zaenal Zakse Lebih Lenggang Pasca Penertiban Pasar Kebalen Kota Malang

Kawasan Jalan Zaenal Zakse Lebih Lenggang Pasca Penertiban Pasar Kebalen Kota Malang

Kamis, 07 Mei 2026 12:50 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 12:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menyusul kebijakan penertiban besar-besaran oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terhadap praktik jual beli yang memakan badan…

Keberhasilan Pembatasan Jam Malam, Pemkot: Kenakalan Remaja di Surabaya Turun 80 Persen

Keberhasilan Pembatasan Jam Malam, Pemkot: Kenakalan Remaja di Surabaya Turun 80 Persen

Kamis, 07 Mei 2026 12:42 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 12:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penerapan kebijakan sweeping jam malam bagi anak-anak (remaja) yang masih berada di luar rumah setelah pukul 22.00…

Harga Naik Ugal-ugalan, Pemkab Ponorogo Genjot Diversifikasi Tanaman Kedelai Lokal

Harga Naik Ugal-ugalan, Pemkab Ponorogo Genjot Diversifikasi Tanaman Kedelai Lokal

Kamis, 07 Mei 2026 12:32 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 12:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Menindaklanjuti fenomena mahalnya harga komoditas kedelai impor baru-baru ini, membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo,…