Dewan Nilai Ambruknya Atap Gedung SD Akibat Kontruksi Bermasalah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan –Peristiwa ambruknya atap SD Gentong menyita perhatian public. Akibat peristiwa itu 2 orang meregang nyawa, sedangkan 11 siswa mengalamai luka luka. Kegiatan belajar mengajar pun dihentikan hingga Sabtu dan baru akan dimulai kembali pada Senin depan. Polisi bekerja sama dengan tim investigasi yang dikirim oleh Dinas Pendidikan tengah menelusuri penyebab kejadian itu dan mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Penyebab peristiwa tersebut terjadi masih belum diketahui, namun DPRD kota Pasuruan meminta pertanggungjawaban Pemkot mengenai Gedung SD Gentong yang ambruk. Dewan menuding ambruknya atap Gedung 4 kelas itu karena kesalahan kontrusksi. Ketua DPRD Ismail Marzuki dan 15 anggota menghadiri agenda rapat yang digelar di kantor DPRD Kota Pasuruan di jalan Balai Kota, Pasuruan. Pemkot pasuruan diwakili Sekda Bahrul Ulu, Plt Kadiknas dan Kasi Sarpras. Dalam agenda tersebut Sekda Bahrul Ulum menyampaikan pandangannya bahwa kondisi bangunan 4 ruang kelas itu harus dirobohkan dan dibangun baru. Ia meminta persetujuan DPRD agar bisa menggunakan dana tak terduga (taktis) 2019 melalui penunjukan langsung. "Sehingga tidak perlu menunggu tahun 2020. Karena sifatnya darurat," kata Bahrul. Secara prinsip, DPRD menyetujui usulan Pemkot. Namun DPRD memberikan catatan keras terkait renovasi atap yang ambruk. "Saya sudah melihat langsung ke lokasi. Saya lihat ada kesalahan konstruksi. Nggak ada kolom dan slug baru. Pengerjaan galvalumnya lebar, kuda-kudanya tak sesuai," kata Ahmad Junaedi, salah satu anggota dewan. Ia menilai kualitas kinerja konsultan perencana dan pengawas di proyek fisik, lemah. Anggota dewan lainnya, Sutirta, mengatakan pelaksana proyek harus bertanggungjawab. "Rekanan juga harus bertanggungjawab," katanya.
Tag :

Berita Terbaru

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Aturan Baru SPMB di Jember, Dispendik Tekankan Sistem Transparan Anti Curang

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Jember menggelar sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran…

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Bos Blueray Cargo, Didakwa Suap Pejabat BC Rp 61 Miliar

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:15 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pimpinan Blueray Cargo (Grup), John Field, didakwa menyuap sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan uang sejumlah Rp61 …

Kereta Cepat di Makkah

Kereta Cepat di Makkah

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Minggu ini, ribuan jemaah haji Indonesia telah tiba dan berkumpul di Makkah dari Madinah untuk melaksanakan umrah wajib dan menanti puncak haji. Sudah sekitar…

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Tersangka Dugaan Pemerkosaan Santriwati, Ditangkap di Rumah Juru Kunci Petilasan

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:10 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Muhammad Anwar Nasir, mengatakan AS ditangkap Kamis pagi pukul 04.45 WIB…

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Urus Dokumen di Era Bupati Gus Fawait, Warga Desa Cukup Datangi MPP Mini

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pemerintah Kabupaten Jember terus melakukan terobosan untuk mendekatkan layanan publik kepada masyarakat di wilayah pinggiran. Di bawah…

Menkeu Tidak akan Nonaktifkan Dirjen BC Cepat cepat

Menkeu Tidak akan Nonaktifkan Dirjen BC Cepat cepat

Jumat, 08 Mei 2026 05:05 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 05:05 WIB

SURABABAYAPAGI.COM : Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampak berhati hati terkait nama Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama yang…