Seorang Petani Tewas Diduga Diterkam Macan Tutul

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Palembang –Setelah penyerangan oleh harimau yang menimpa seorang wisatawan pada Jum’at (15/11) kemarin, kembali lagi terjadi penyerangan diduga dilakukan oleh hewan buas. Seorang warga di Tanjung Sakti Lahat, Sumatera Selatan, ditemukan tewas diduga karena diterkam macan tutul. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel langsung turun ke lokasi mencari tahu penyebabnya. "Pagi ini ada seorang warga meninggal diserang binatang buas. Lokasinya ada di Tanjung Sakti," ujar Kepala BKSDA Sumatera Selatan, Genman P Hasibuan saat dimintai konfirmasi, Minggu (17/11/2019). Meskipun demikian, Genman mengaku belum mengetahui binatang buas yang menyerang korban yang berprofesi sebagai petani bernama Wanto itu. Saat ini BKSDA sedang turun langsung ke lokasi. "Pastinya binatang apa belum tahu, itu kita terima laporan dugaan sementara macan dahan atau macan tutul. Ini kita dapatkan dari keterangan Kepala Desa," kata Genman. Genman juga memastikan jika kejadian hari ini berbeda dengan lokasi wisatawan yang diserang di Pagaralam, Sumsel. Sebab, lokasi kali ini berada di Kabupaten Lahat. "Beda dengan yang wisatawan diserang harimau. Harimau itu di Pagaralam, tapi ini di Lahat dan beda kabupaten. Warga juga bilang ini ada tutul-tutulnya atau itu kita prediksi macan tutul," kata Genman. Genman akan segera menurunkan tim untuk meneliti penyebab binatang buas itu keluar dari sarang. Apakah akibat dari kebakaran hutan dan lahan atau ada factor penyebab lain.
Tag :

Berita Terbaru

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Viral! Narasi Erupsi Semeru di Medsos, Pemkab Lumajang: ‘Video yang Beredar Hoaks’

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti viralnya narasi di media sosial (medsos) yang diunggah akun YouTube @bencanapopuler pada 3 Juli 2026 yang berisi…

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Tingkatkan Kualitas Infrastruktur, DPUPR Kota Madiun Gencarkan Pemeliharaan 29 Ruas Jalan

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Demi meningkatkan kualitas infrastruktur, diantaranya menjaga kondisi jalan di daerah setempat mulus dan nyaman dilalui masyarakat,…

Diduga Gegara Puntung Rokok Dimtambah Angin Kencang, Lahan di TPA Pakusari Terbakar

Diduga Gegara Puntung Rokok Dimtambah Angin Kencang, Lahan di TPA Pakusari Terbakar

Minggu, 05 Jul 2026 13:14 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 13:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Baru-baru warga di dekat lahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari di Kabupaten Jember dikejutkan semburan api yang diduga…

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Antisipasi Gagal Panen, DKPP Kota Madiun Tingkatkan Mitigasi Dampak Fenomena El Nino

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai langkah strategis mengantisipasi dampak musim kemarau yang berpotensi menurunkan produktivitas pertanian hingga memicu gagal…

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Majapahit Run 2026  Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 12:06 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 1.500 pelari dari berbagai daerah memeriahkan Majapahit Run 2026 yang digelar Pemerintah Kota Mojokerto, Minggu …

Teras Kriya 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Ekraf UMKM Khas Kota Madiun

Teras Kriya 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Ekraf UMKM Khas Kota Madiun

Minggu, 05 Jul 2026 11:59 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Melalui ajang Teras Kriya 2026 yang digelar di Gedung Dekranasda, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, mempromosikan produk unggulan…