Bertahan 3 Generasi, Konsisten Pakai Tenaga Manusia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Perjalanan Panjang Kecap Cap Jeruk Bagi warga Jawa Timur, keberadaan kecap satu ini sangat familier. Karena saat makan di warung bakso, soto, sate, batagor, siomay, dan lain-lain, kecap dengan label ‘Cap Jeruk’ ini dipajang bersanding dengan wadah sambal, koya, dan tusuk gigi. Selama bertahun-tahun, packaging kecap ini nyaris tak berubah. Masih sederhana, dengan desain label yang terkesan apa adanya. Wartawan Surabaya Pagi, Julian SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -Kecap ini diproduksi oleh sebuah perusahaan yang berdiri sejak 1937. Pabrik Kecap Cap Jeruk Pecel Tulen, berada di kawasan kota lama Surabaya. Tepatnya di sisi timur Jembatan Merah, bersanding dengan bangunan-bangunan bersejarah kota Surabaya. **foto** Sumber di perusahaan ini menyebut, pabrik Kecap Cap Jeruk sudah berproduksi selama tiga generasi. Dalam kurun waktu yang panjang itu, mereka memproduksi kecap dengan alat-alat sederhana. Industri rumahan ini didirikan oleh Hwan Kieng Hien dan istrinya. Dan kini, diteruskan oleh anak dan cucunya. Sejak awal berdiri hingga sekaranng, pabrik kecap manis ini dikelola dengan mempertahankan tehnik produksi secara tradisional, dengan bahan yang masih alami. Tapi meski menggunakan nama Jeruk Pecel Tulen, kecap ini tidak pernah menggunakan bahan dasar jeruk. Beberapa proses pembuatan juga masih menggunakan tenaga manual atau manusia. **foto** Pabrik yang berada di kawasan Sidonipah Surabaya ini memulai aktifitasnya dari jam enam pagi. Saat itu, bau rempah dan olahan kedelai hitam sudah tercium bahkan sejak di depan gang. Tentu saja, bau khas kecap manis ini sangat mecuri perhatian setiap orang yang melintas. Ruang produksi menggunakan sebuah rumah sederhana, membuat suasana kekeluargaan semakin terasa. Di tambah lagi ada sekitar 20 orang pekerja yang masih bertahan hingga sekarang mayoritas adalah wanita, mulai dari yang muda hingga berumur sekitar 70 tahun. **foto** Untuk mempertahankan kualitas, mereka terus mempertahankan resep tradisional hingga sekarang. Dengan jumlah produksi 2 ribu botol per hari, produk kecap tradisional ini diam-diam sudah mempunyai penggemar dan pelanggan setia. Khususnya di daerah Surabaya dan sekitarnya. Kini, distribusi kecap manis ini mulai merambah ke berbagai daerah di Jawa Timur, bahkan NTT dan NTB.
Tag :

Berita Terbaru

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…