“Saya Keturunan Jerman, Jepang, China…”

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kontroversi Agnez Mo Agnez Mo tengah menjadi perbincangan publik. Pasalnya, penyanyi kelahiran Jakarta, 1 Juli 1986 ini mengatakan dirinya tidak memiliki darah keturunan Indonesia, karena sebenarnya dia memiliki berbagai darah campuran Jerman, Jepang dan China. Ini diungkapkan Agnes dalam wawancara denganBuild Series by Yahoo. Setelah itu, Pro dan kontra berkembang di jagad maya. Ada yang membela, ada juga mencibir karena Agnes dianggap tak nasionalis. --- Jaka Sutisna, Kontributor Surabaya Pagi SURABAYAPAGI.COM, -Dalam video yang dirilis pada 22 November lalu, Agnez ditanya soal keberagaman budaya di Indonesia yang kemudian memengaruhi musik yang ia rilis di Amerika Serikat. Agnez Mo kemudian mengisahkan banyak keberagaman Indonesia muncul karena banyak budaya yang berbeda-beda pada 18 ribu pulau di dalamnya. Keberagaman itu terlihat, kata Agnez, dari pakaian tradisionalnya hingga urusan musik. "Musiknya, secara umum, kami memiliki banyak jenis, amat beragam," kata Agnez. "Saya tumbuh dengan itu," "Namun lucunya, saya sebenarnya saya tumbuh dengan bernyanyi di gereja sehingga seperti saya punya musik tradisional Indonesia itu tapi di waktu yang sama saya bernyanyi di gereja (dengan genre yang berbeda)," kata Agnez. Agnez kemudian ditanya soal latar belakang dirinya yang dinilai berbeda dibanding kebanyakan citra orang di Indonesia. "Sebenarnya saya tidak punya darah Indonesia sama sekali. Saya sebenarnya keturunan Jerman, Jepang, China, saya hanya lahir di Indonesia. Dan saya juga seorang Kristen yang mana di Indonesia mayoritasnya adalah muslim," kata Agnez. Wawancara Agnez Mo dan pernyataan "bukan berdarah Indonesia" itu pun memicu protes. Fadli Zon, anggota DPR dari Fraksi Gerindra, misalnya. Ia mengibaratkan Agnez Mo seperti Malin Kundang. Fadli menilai Agnez Mo seperti anak durhaka karena namanya besar dan terkenal di Indonesia. "Ya makanya, biasanya kayak begitu itu Malin Kundang. Pasti durhaka itu," kata Fadli di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/11/2019). Fadli menilai Agnez Mo menampilkan kesan tidak merasa bangga menjadi orang Indonesia. Fadli menuding Agnes Mo berkelit dan tidak mau diasosiasikan sebagai orang Indonesia. "Saya nggak tahu kok ada artis berpikiran kayak gitu,” tandasnya. Status WN Guru besar hukum internasional Universitas Indonesia (UI), Hikmahanto Juwana, ikut berkomentar keras. Menurutnya, Ditjen Imigrasi harus mengecek status kewarganegaraan Agnez Mo. "Ungkapan wawancara Agnez Mo bahwa ia tidak ada kaitan dengan Indonesia kecuali lahir, perlu dilakukan pengecekan status kewarganegaraannya," ujarnya. Dijelaskannya, dalam UU Kewarganegaraan, Indonesia menganut kewarganegaraan berdasarkan keturunan, bukan tempat kelahiran. Oleh sebab itu, dia mempertanyakan dari mana kewarganegaraan Indonesia yang dimiliki Agnez, terkait dengan pengakuan dia berdarah Jerman, Jepang, dan China. "Indonesia merupakan negara penganut penentuan kewarganegaraan didasarkan pada keturunan orang tua atauius sanguinis. Bila Agnez Mo memiliki kewarganegaraan Indonesia maka perlu dipertanyakan dari mana kewarganegaraan Indonesia tersebut didapat," tandasnya. Respon Istana Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, punya pandangan lain. Ia yakin Agnez Mo mempunyai semangat untuk membangun Indonesia. Moeldoko minta masyarakat tidak berpikir negatif soal wawancara Agnez Mo yang dianggap netizen menuai kontroversi. "Ya semangatnya untuk ikut berkontribusi atas Indonesia yang maju sangat kelihatan. Kalau dia orang ego mungkin dia nggak mau diundang ke sini. Saya undang makan tempe juga enak-enak aja," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (26/11). "Jadi jangan terus ’digoreng’ Monica nggak nasionalis. Menurut saya sih nggak," sambung Moeldoko. Di tengah sorotan itu, Agnez akhirnya buka suara dengan mengunggah potongan hasil wawancara dengan presenter Kevin Kenny. Dalam unggahan tersebut, Agnez juga menyertakan keterangan berbahasa Inggris. "Saya tumbuh dalam budaya yang beragam. Inklusivitas budaya adalah yang saya perjuangkan. Bhineka Tunggal Ika berarti bersatu dalam keberagaman," tulis Agnez di akun Instagramnya @agnezmo, Selasa (26/11/2019). "Senang rasanya ketika saya bisa membagikan sesuatu tentang asal dan negara saya,"tulis Agnez. "Saya akan selalu jujur dan membuktikan pada dunia, bagaimana seorang minoritas seperti saya diberikan kesempatan untuk memiliki mimpi dan mengejar mimpi kami," sambung dia.n jk
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…