Kecelakaan Bus Kramat Djati Sopir Alami Microslip

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kecelakaan tunggal bus Kramat Djati yang terjadi di KM 718.600 Tol Sumo Desa Kepuhklagen Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik ternyata diduga sopir mengalami Microslip ( tidur sesaat,red). Hal ini dijelaskan Wadirlantas AKBP Pranatal Hutajulu pihaknya saat ini telah melakukan TPTKP dan penanganan terhadap para penumpang. "Jumlah penumpang ada 31 orang, 28 mengalami luka ringan dan 3 Meninggal Dunia,"paparnya di gedung Dirlantas Polda Jatim (27/11/2019). Yang meninggal semuanya duduk di depan diantaranya Kustiningsih, 51, warga Kampung Karangsari RT 2 RW 4 Desa Kitwansari Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Karni, 61, warga Dusun Astah Desa Taman, Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo dan Mr X. Sedangkan hasil pemeriksaan sementara, lanjut pranatal sopir Masrur, 42, warga Desa Luwungragi RT 04 RW 05 Kecamatan Bulakamba Brebes Jawa Tengah mengalami luka ringan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit. "Dia masih jalani pemeriksaan di rumah sakit,"terangnya. Untuk status dari sopir bus? Mantan Kapolres Ngawi untuk saat ini masih memeriksa. "Kita obati dulu sopir, nanti kalau sudah baik kita periksa,"imbuhnya. Apakah nanti sopir juga tes urine? Nanti tes tersebut akan kita lakukan setelah sopir telah sembuh dari luka. Tapi hasil sementara pemeriksaan dilapangan, diduga sopir mengalami microslip (ngantuk sesaat,red). Ini bisa dipertegas, imbuh Pranatal, sopir tak melakukan pengereman saat menabrak separator di kiri, kemudian ke kanan menabrak separator dan terjungkal ke parit. Kronologis kejadian Kendaraan bus Kramat Djati nopol B 7533 PV, yang dikemudikan oleh Masrur ( sopir utama), berjalan dari arah barat ke timur. Dan saat mengemudi kurang memperhatikan arah depan dengan jelas dan tidak bisa mengendalikan kemudi sehingga oleng ke kiri, membentur pembatas tol kemudian oleng ke kanan jalur dari arah timur ke barat.nt
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…