Benda Mirip Mortir Ditemukan Petani di Bengkulu, Beratnya 6 Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Bengkulu –Polres Lebong mengamankan benda berbentuk mirip proyektil peluru seberat 6 kg dan sepanjang 30 centimeter. Benda mirip proyektil peluru tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang petani bernama Harledi (52) saat ia menuju kebun miliknya. Warga desa EMBONG uram, kecamatan Uram Jaya kabupaten Lebong, Banten itu menemukan benda mirip proyektil peluru pada Minggu (24/11) lalu sekitar pukul 10.00 WIB Kapolsek Lebong Utara, Iptu Firmansyah menyebutkan kronologis temuan benda diduga mortir itu bermula saat Harledi menuju kebun miliknya. "Kemudian dalam perjalanan menuju kebun saksi Harledi secara tidak sengaja melihat sebuah benda yang tergeletak di bawah batu," tulis Kapolsek dalam rilisnya, Kamis (28/11/2019). Selanjutnya saksi membawa barang tersebut ke pondok kebun dan mengotak Atik (membuka) bagian atas yang diduga mortir. Setelah dibuka, saksi melemparkan isi dari dalam benda itu yang berbnetuk serbuk ke dalam api dan muncul percikan api yang besar "Selanjutnya saksi membuang salah satu isi dari benda tersebut ke aliran sungai." Merasa khawatir, saksi kemudian memberitahukan warga tentang penemuan benda tersebut. Pada hari Selasa (26/11) saksi membawa pulang benda yang diduga mortir pulang ke rumah. Untuk sementara benda tersebut di simpan di belakang rumah saksi. Setelah itu barulah Harledi melaporkan kejadian tersebut pada aparat desa dan kepolisian. Benda diduga mortir tersebut saat ini diamankan oleh Polres Lebong untuk selanjutnya berkoordinasi dengan TNI.
Tag :

Berita Terbaru

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Keberhasilan Tekan Stunting hingga 0,92 Persen, Kota Mojokerto Jadi Rujukan Provinsi NTB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Keberhasilan Kota Mojokerto menekan angka stunting hingga di bawah satu persen menarik perhatian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara …

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Jamin Mamin Halal untuk Konsumen, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Sertifikasi Halal UMKM secara Bertahap

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat ekosistem produk halal dengan menggelar fasilitasi sertifikasi halal massal bagi p…

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Kenyamanan Warga Jadi Prioritas, Dishub Kota Mojokerto Perkuat Pengawasan Parkir

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Kenyamanan warga menjadi prioritas utama dalam pengelolaan parkir di Kota Mojokerto. Untuk itu, Pemerintah Kota Mojokerto melalui …

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda   ‎

Pencabutan SIP Kios Pasar Pasar Digugat, Para Pedagang Sebut Prosedur Tidak Sesuai Perda  ‎

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 16:02 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Gugatan puluhan pedagang pasar tradisional Kota Madiun terhadap pemerintah Kota Madiun menguak dugaan cacat prosedural dalam p…

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 Diikuti 1.111 Pelari, Angkat Heritage Industri dan Gaya Hidup Sehat

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Gresik sukses menggelar Semen Gresik Grissee Running Festival 2026 yang diikuti sebanyak 1.111 peserta di kawasan Wisma J…

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Penjual Tempe di Pacitan Disiram Air Keras Oleh OTK, Begini Kronologinya!

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

Rabu, 13 Mei 2026 15:49 WIB

SURABAYA PAGI, Pacitan- Aksi brutal dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap seorang pedagang tempe di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Korban yang…