Tyto Alba Ditembak Warga, Petani di Jombang Merugi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang -Menangkar burung hantu atau Tyto Alba memang tidak mudah. Tyto Alba bertujuan untuk mengurasi hama tikus di persawahan. Dan tentunya itu akan memberi dampak positif bagi para petani. **foto** Kusaini (60), warga Dusun Tambakrejo, Desa Jombatan, Kecamatan Kesamben, Jombang, Jawa Timur, menangkar burung hantu sejak tahun 2007 hingga sekarang. Pada tahun 2011 - 2015, populasi hama tikus berkurang drastis hingga 90 persen. "Namun saat ini tidak lagi seperti dulu. Burung hantu yang saya lepas dari penangkaran ini, di luar daerah ditembaki oleh orang-orang. Salah satunya saya dengar di Podoroto, banyak yang ditembaki," ujarnya, Kamis (5/12/2019). Keluhan Kusaini ini tentunya bukan tanpa alasan. Dirinya dengan susah payah dan bersungguh-sungguh menangkar burung hantu ini memang bertujuan untuk memberantas hama tikus. "Saya berharap ada perbup dari Pemkab Jombang, lalu disosialisasikan di kampung-kampung. Sehingga masyarakat tahu bahwa burung hantu dilindungi pemerintah dan dilarang untuk menembak," harapnya. **foto** Selain ditembaki oleh warga, Kusaini juga mengeluh soal pagupon atau kandang untuk burung hantu dari kayu. Pagupon yang ada sekarang dengan jumlah burung hantu sudah tidak memadai. "Jumlahnya tidak memadai antara burung hantu dan paguponnya. Kalau sore menjelang malam sangat banyak. Selain jumlahnya yang kurang, pagupon juga banyak yang sudah rusak-rusak. Saya harap ada perhatian dari pemerintah," pungkasnya.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Tanah Aset Desa Dibangun Warkop, Pemdes Janti Diminta Warga Segera Bongkar

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebuah bangunan tempat usaha warung kopi (warkop) yang berlokasi di sebelah utara ujung timur gedung SMAN 1 Tarik atau tepatnya di…

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Dindik Jatim Jalin Kerja Sama Global, Usung Kurikulum Vokasi Berbasis Industri dan AI

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menjalin kerja sama strategis dengan HGI Research Centre untuk memperkuat pengembangan talenta d…

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Ada Kegiatan Perantingan Pohon, Jalan Gunungsari Surabaya Macet Parah Sejak Pagi

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Suasana di Kota Pahlawan sejak pagi hari, Senin (16/06/2026) mengalami kemacetan parah hingga mengular cukup panjang sehingga laju…

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Uri-uri Budaya, Pemdes Bogempinggir Gelar Larung Sesaji di Sungai Mas

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintahan Desa (Pemdes) Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, menggelar upacara adat larung sesaji di sungai mas, Selasa…

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Wali Kota Malang Terbitkan SE Larangan ASN Main Medsos saat Jam Kerja

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti respon ditemukannya ASN yang menggunakan waktu kerja untuk membuat konten di media sosial (medsos), saat ini Wali…

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Warga Bondowoso Pilih Beralih ke Sepeda Kayuh, Tekan Biaya Operasional

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 12:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Baru-baru ini ada yang unik imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax turut mulai memicu perubahan pola…