Stikerisasi Bansos di Jombang, 1982 KPM Mengundurkan Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Sebanyak 86 ribu penerima bantuan sosial (Bansos) telah dilakukan pelabelan stikerisasi di 306 desa yang berada di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Dari total tersebut, hingga hari ini sebanyak 1982 keluarga penerima manfaat (KPM) mengundurkan diri murni dari stikerisasi. **foto** Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Jombang, Moch Saleh mengatakan, bahwa banyak yang langsung eksekusi begitu dilakukan penempelan stiker. Saat itu juga KPM mundur dan menandatangani surat pernyataan. "Ya karena malu. Jelas itu mempunyai dampak psikologis yang luar biasa ternyata, dengan labelisasi ini. Jadi labelisasi merupakan stimulan agar membantu untuk menunjang kita melakukan verifikasi dan validasi data," katanya, saat sidak dilapangan, Rabu (11/12/2019). Saleh menjelaskan, selanjutnya.dengan sekian ribu KPM yang mengundurkan diri, maka harapannya pihak perangkat desa, pendamping dan semuanya untuk segera melakukan pengusulan warga yang selama ini belum pernah mendapat bansos. "Jadi kami berharap selanjutnya untuk melakukan musyawarah desa (musdes) dan musyawarah kelurahan (muskel). Karena pihak desa yang mengetahui secara pasti kriteria warganya yang miskin atau tidak," jelasnya. Saleh memaparkan, secara tidak langsung secara bertahap dengan labelisasi ini akan mengurangi angka kemiskinan di Jombang. Karena dengan penurunan ini, maka akan melihat seberapa jauh musdes dan muskel dilakukan. "Yang jelas sudaj tergraduasi sekian ribu, maka kami akan bisa melihat sampai seberapa jauh pemerintah desa untuk mensikapi itu untuk bermusyawarah. Ini perlu tambah atau tidak, jadi tergantung desa," paparnya. Untuk KPM yang rumahnya sudah bagus dan mundur sebanyak 560 yang tersebar di seluruh desa di Jombang. Dan sanksi jika melepas stiker dengan sengaja, maka dengan partisipatif aktif dari pemdes, maka akan dipatenkan dengan cat.(suf)
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…