Wayang Potehi Digemari Orang Jawa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kesenian Tradisional Wayang Potehi merupakan kesenian berasal dari Negeri Tiongkok yang kemudian masuk ke Indonesia. Memang, dari namanya, masih terasa tak familiar bagi kita. Wartawan SurabayaPagi, Byta SURABAYAPAGI.COM, Surabaya -Jefry Dito Firmansya yang keturunan asli suku Jawa adalah seorang mahasiswa dari Jurusan Sendratasik Unesa. **foto** Jefry mencoba melakukan penelitian terhadap kesenian Wayang Potehi. Sebagai bahan penelitian ia kemudian menanggap dan menggelar pementasan Wayang Potehi dengan lakon Sie Jin Kwie dengan dalang Subur di Klenteng Teng Swie Bio, Krian Sidoarjo, Jawa Timur Sejarah dari Wayang Potehi sendiri ialah memiliki arti seperti Potehi berasal dari kata pou 布 (kain), te 袋 (kantong) dan hi 戯 (wayang). Diperagakan oleh dalang, memasukkan tangan mereka ke dalam kain tersebut dan memainkannya layaknya wayang jenis lain dan menggunakan dialek Hokkian. Pada era ini biasanya para dalang sudah menggunakan bahasa Indonesia agar mempermudah dalam menyampaikan pesan atau isi lakon yang dibawakan. Jefry mengaku bahwa ia sangat tertarik dengan Wayang Potehi dan cukup miris karena banyak masyarakat yang belum mengetahui tentang pertunjukan Wayang Potehi. Ia ingin memperkenalkan kesenian dan pementasan Wayang Potehi tersebut kepada masyarakat umum, karena Wayang Potehi ini bisa digelar dimana saja. Namun tidak semua pertunjukan Wayang Potehi bisa dipentaskan dimana saja, apabila ada acara keagamaan maka hanya diperbolehkan untuk dipentaskan di klenteng karena dipercaya mampu menolak bala musibah. Hal yang paling menarik bagi Jefry ialah, para pelaku kesenian Wayang Potehi seperti dalang dan pemusik mayoritas adalah orang suku Jawa dan mampu menimbulkan akulturasi budaya yang menarik, bahwa kesenian yang berasal dari masyarakat suku Tionghoa juga digemari oleh masyarakat suku Jawa. “Sebetulnya hal yang paling menarik dari kesenian Wayang Potehi atau bentuk teater boneka ini adalah para pelakunya, mereka semua adalah orang Jawa. Mulai dari dalang hingga pemusiknya,” tutur Jefry. Jefry berharap bahwa kesenian Wayang Potehi bisa berkembang dengan lebih baik serta masyarakat juga harus sadar bila kesenian ini merupakan kesenian yang turun-temurun dan telah dikelola oleh masyarakat Tionghoa hingga masuk ke Indonesia. Ada harapan besar dari Jefry agar pemerintah juga mengambil peran untuk memperkenalkan kesenian Wayang Potehi tersebut agar mampu dikenal oleh banyak orang.
Tag :

Berita Terbaru

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo  ‎

‎Rochim Sebut Maidi Perintah Lisan Garap Proyek CSR TPA Winongo ‎

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 20:53 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Terdakwa kasus dugaan korupsi CSR TPA Winongo, Rochim Ruhdiyanto, mengaku mendapat perintah lisan dari Wali Kota Madiun nonaktif Mai…

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Pemkab Madiun Bersama Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Alkes dan PKRT ke Masyarakat

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Upaya menekan lonjakan kasus penyakit tidak menular (PTM) yang terus membebani pembiayaan kesehatan menjadi perhatian serius. Untuk i…

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Lampu Lalin Mati, Perempatan Mayjend Panjaitan Semrawut Tanpa Pengaturan

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 16:55 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Arus lalu lintas di perempatan Jl. Mayjend Panjaitan Kota Madiun tampak semrawut setelah lampu lalu lintas di lokasi tersebut padam …

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

‎Maidi Disebut Penentu Nilai CSR, Saksi Sidang Ungkap Permintaan Rp 600 Juta Demi Perizinan Lancar

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 15:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta baru kembali terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pemerasan berkedok tanggung jawab sosial perusahaan (TS…

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Saksi Sidang Korupsi Madiun Ungkap Maidi Peras Pengusaha Bayar CSR 1,1 Miliar 

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 14:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Pengusaha pengembang perumahan Citra Puri Majapahit 3 dan Citra Puri Pajajaran Joko Wijayanto mengungkapkan peran Wali Kota Madiun n…

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Ali Mufthi Tekankan Keteladanan KH Sholeh Nahrawi untuk Mencetak Santri Berilmu dan Bermoral

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

Sabtu, 20 Jun 2026 13:53 WIB

SurabayaPagi, Probolinggo – Anggota DPR RI sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi, mengajak generasi muda, khususnya kalangan santri, untuk m…