Sekolah Tentukan Peringkat Peserta SNMPTN

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya- Pada tahun ini, pemeringkatan peserta SNMPTN dilakukakan oleh pihak sekolah masing-masing. Dan LTMPT hanya menentukan kuota sesuai akreditasi sekolah. Sedikit berbeda dengan tahun lalu, yang dimana pemeringkatan peserta ditentukan oleh Lembaga Penyelenggara Tes Masuk Perguruan Tinggi(LTMPT). Rektor Universitas Airlangga Mohammad Nasih dalam Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN Tahun 2020 mengatakan jika sekolah memiliki akreditas A, maka mendapatkan kuota 40%. "Siapa saja yang bisa masuk dalam 40 persen itu, pihak sekolah yang akan menentukan,” ungkap Rektor Universitas Airlangga Mohammad Nasih dalam Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN Tahun 2020. Perubahan aturan ini berdasarkan pertimbangan bahwa sekolah yang paling tahu prestasi siswanya. Sehingga diharapkan kuota masuk SNMPTN terukur. “Ini juga untuk mengantisipasi banyak kejadian tahun lalu. Seperti sekolah memanipulasi nilai agar siswanya yang diterima melalui jalur SNMPTN lebih banyak,” imbuhnya. Nilai UN dengan enam mata ujian menjadi dasar perhitungan ranking siswa yang layak masuk dalam SNMPTN atau tidak. Namun, yang perlu diperhatikan adalah ketika ada beberapa siswa memiliki nilai yang sama. Sekolah harus menyediakan kriteria-kriteria tambahan siswa mana yang diprioritaskan. Di antaranya, dengan mempertimbangkan mata pelajaran tertentu atau prestasi yang lain sebagai dasar penentuan. “Namun, diharapkan prestasi-prestasi akademik bisa dijadikan kriteria tambahan utamanya. Kalau di Unair yang akan kami pertimbangkan seperti juara olimpiade, robotika dan karya ilmiah minimal juara satu di tingkat nasional. Kami ingin melihat bagaimana kiprahnya sendiri di masyarakat, bukan hanya berdasarkan rapor,” lanjutnya. Di Unair, tahun ini kuota yang disediakan sebanyak 6.000 mahasiswa baru. Tambah 500 kuota dari tahun lalu. Sebab, saat ini Unair membuka lima prodi baru. Sementara kuota penerimaannya dibagi SNMPTN 30 persen. Dari kuota ini akan dibagi 20 persen merupakan murni data ranking. Dan 10 persen merupakan kriteria tambahan prestasinya. Kuota untuk SBMPTN 40 persen dan sisanya mandiri.
Tag :

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …