Tanggapi Kunjungan Jokowi, Mantan Aktivis 98: Tuban Perlu Pemimpin Good Man

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Tuban- Kedatangan Presiden Joko Widodo meninjau langsung kawasan Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Tuban. Pada Sabtu, (21/12). Tidak hanya sebatas kunjungan kerja. Presiden juga memberikan ultimatum agar pembangunan Kilang TPPI selesai dalam waktu tidak lebih dari tiga tahun. Pernyataan itu, disampaikan oleh Presiden Jokowi saat konferensi pers dihadapan awak media dengan didampingi Menteri ESDM Erik Tohir, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahya Purnama atau Ahok dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati. “Sekarang, saya minta kepada Menteri BUMN, Direktur Utama dan Komisaris Utama Pertamina agar menyelesaikan pembangunan kilang ini tidak lebih dari tiga tahun," kata Jokowi. Presiden Jokowi juga memberikan penegasan alternatif bentuk pelaksanannya. Yakni dengan kerja sama dengan pihak lain atau pun dengan kekuatan sendiri. “Saya kira tiga tahun harus rampung semuanya. Entah itu dengan kekuatan sendiri, saya kira ada pilihan – pilihan yang bisa diputuskan segera,” tegas Presiden dua periode tersebut. Menanggapi pernyataan Jokowi itu, selain perlu peningkatkan kinerja Pertamina, Praktisi komunikasi Politik Jawa Timur, Lujeng Sudarto menilai, salah satu yang urgent adalah kepemimpinan di Kabupaten Tuban. Mengingat Tuban merupakan salah satu wilayah yang akan menggelar Pilkada pada 2020 mendatang. "Terkait dengan amanat Presiden, Tuban perlu pemimpin yang kooperatif dan memahami terhadap proyek-proyek strategis di Kabupaten Tuban," jelas dia. Mantan aktivis mahasiswa tahun 1998 ini juga menambahkan, terkait TPPI, warga Tuban semestinya bisa mempercayakan mandat kepemimpinan pada sosok yang memahami prosedur dan lika – liku industri perminyakan. Menurutnya, salah satu kriteria yang juga harus dimiliki pemimpin Tuban mendatang adalah akomodatif dan memiliki good management. “Pemimpin Tuban mendatang harus akomodatif terhadap kepentingan menyejahterakan masyarakat. Dan dari sekian para calon yang hendak ikut kontestasi suksesi kepemimpinan di Tuban, saya melihat salah seorang yang memahami seluk beluk tata kelola perminyakan, itu adalah Adi Widodo," jelas Lujeng. Nama Adi Widodo yang disebut Lujeng, merupakan salah satu figur Bakal calon Bupati Tuban. Pengusaha muda asal Desa Karangtengah, Kecamatan Bangilan itu diketahui merupakan pengusaha yang sukses membangun bisnis sektor perminyakan. Adi Widodo sendiri, telah mengikuti penjaringan Bakal calon Bupati di beberapa partai politik yaitu PDI Perjuangan, Partai Nasdem dan Partai Gerindra untuk mengikuti kontestasi dalam gelaran Plibub Tuban 2020. Lebih lanjut, Adi Widodo juga telah menjalani Fit and Propper Tes partai politik serta melakukan pemaparan Visi dan Misi didepan koalisi Poros Perubahan Tuban yang digawangi sejumlah parpol yaitu Partai Demokrat, Gerindra, Nasdem, PAN dan PPP yang memiliki 12 kursi dalam DPRD Kabupaten Tuban. wid
Tag :

Berita Terbaru

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Bocah 5 Tahun Jatuh dari Lantai 3 Rumah Sakit Hermina Madiun, Nyawa Tak Tertolong

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

Jumat, 01 Mei 2026 07:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun -Peristiwa tragis terjadi di Rumah Sakit Hermina Madiun, Rabu (29/4/2026) siang. Seorang bocah berinisial IZ (sekitar 5 tahun)…

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…