Mengaku Komsumsi Amfetamin Karena Bipolar, Ini Kata Psikiater

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM,- Pengusaha dan desainer Medina Zein terbukti menggunakan narkoba jenis amfetamin. Hal itu sesuai dengan hasil pemeriksaan tes urine Medina Zein usai diperiksa polisi. Meski belakangan ipar Ibra Azhari itu mengakui dirinya mengidap bipolar, tapi tidak dibenarkan jika dirinya mengonsumsi amfetamin. Dalam jumpa pers yang digelar hari ini, Jumat (3/1), pihak kepolisian menyatakan bahwa dari pengakuan awal, Medina menggunakan amphetamine karena mengidap bipolar. "Amphetamine ada, nanti akan disampaikan karena emang positif. Dari pengakuan awal, yang bersangkutan menderita penyakit bipolar tapi yang namanya narkoba ya narkoba," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya. Psikiater RS.dr.H.Marzoeki Mahdi Bogor dr.Lahargo Kembaren,SpKJ menjelaskan amfetamin bukan obat. Sehingga Medina Zein tidak dibenarkan menggunakam amfetamin yang justru bisa memperberat atau memperparah gangguan bipolar yang dideritanya. “Amfetamin bukan obat. Amfetamin masuk narkotika yang tidak digunakan untuk obat,” tegasnya Amfetamik masuk ke dalam golongan narkotika. Menurut dr. Lahargo, narkoba bisa menganggu keseimbangan neurotransmitter di dalam saraf otak yang dapat memperberat gangguan bipolar yang diderita oleh seseorang. Amfetamin juga bukan obat untuk gangguan kejiwaan lainnya selain bipolar. “Tidak bisa (sebagai obat). Untuk hiperaktif, obatnya Metilfenidat,” katanya Dalam kesempatan yang sama, Medina Zein yang juga dihadirkan dalam rilis kasus narkoba yang menjeratnya, mengakui bahwa dirinya mengidap bipolar karena faktor genetik. "Memang ada satu obat yang saya gunakan atas izin dokter itu mengandung narkoba. Golongan berapa, saya lupa," ungkap Medina dengan terbata-bata. "Saya mengidap bipolar dari 2016, tapi memang genetik," lanjutnya
Tag :

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…