Antisipasi Wabah Corona, Pemkab Kediri Tingkatkan Kewaspadaan Mulai Puskesm

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sekalipun di Indonesia umumnya dan Jawa Timur khususnya belum ditemukan warga yang terpapar virus Corona, namun tingkat kewaspadaan patut ditingkatkan karena penyebaran virus ini sangat cepat dengan masa inkubasi yang cepat, hanya 14 hari. Virus ini berkembang di daerah tingkat kelembaban tinggi. Virus ini penyebarannya cepat dan dalam waktu dua bulan kasusnya 44.000 di 14 negara di dunia dan terbanyak di Wuhan China. Adapun penyebab awal di China adalah ular dan kelelawar, karena orang di kawasan tersebut sering memakan mentah daging ular atau kelelawar sehingga virusnya berada dalam tubuh dan berkembang cepat. Setelah dicek di pasar di Wuhan jenis virusnya sama. Hal ini disampaikan dr Hermawan dari RSUD Daerah Kediri dalam acara peningkatan kewaspadaan cegah virus Corona ke tim medis dan dokter Puskesmas,Kilinik dan Rumah Sakit di Kabupaten Kediri Rabu (12/2/2020) siang di Pemkab Kediri. Dijelaskan,  dalam perkembanganya dokter yang merawat terpapar dan meninggal dunia. Berkembangnya cepat karena bukan dari hewan ular dan kelelawar ke orang namun dari orang ke orang. Adapun gejalanya sama dengan flu diantaranya batuk,pilek,demam sesak nafas dan menyebabkan peunomia radang paru-paru hingga merusak ginjal dan melemah hingga memburuk hingga 7 hari sejak hari pertama perawatan. Pengobatan biasa dilakukan dengan obat yang sudah ditentukan dokter seperti obat untuk sakit kepala,sesak nafas dan infeksi pernafasan. Untuk menjaga kondisi tetap sehat dan daya tahan tubuh untuk menggunakan masker biasa di lingkungan yang padat. Namun memakainya harus benar hingga menutup hidung hingga dagu. “Jika kasus positif pasti harus menggunakan masker M 59 standar khusus kedokteran. Karenanya kita harus tetap waspada jangan sampai terpapar virus ini dengan cuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitari dan mengkumsumsi makanan dengan asupan gizi tinggi,” jelasnya. Hal yang sama disampaikan Argo Winoto tim surveiland Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur. Argo menyebut belum ada terindikasi warga di Jawa Timur terpapar virus ini, namun hendaknya perlu diwaspadai untuk warga di Jawa Timur utamanya mereka yang baru pulang dari negara terdampak virus corona. “Sebelum kembali ke Indonesia hendaknya harus benar bebas dari virus ini dan ditunjukkan dengan adanya surat keterangan dari medical chek up yang dilakukan dokter ahli. Kalaupun pulang ke daerah asal harus ada laporan ke Dinkes Kabupaten untuk memastikan bahwa warga yang baru pulang bebas dari virus ini,” ujarnya. Adv/kominfo
Tag :

Berita Terbaru

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Hearing di Komisi C DPRD Surabaya,  Proyek Pembangunan PT Wulandaya Capai Kesepakatan dengan Warga

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 17:45 WIB

Surabaya Pagi - Polemik yang ada di Jalan Basuki Rahmat Nomor 165-167 tersebut menimbulkan adanya pro kontra di tengah-tengah warga. Akhirnya menemukan titik…

Dari Hobi Menggambar, Batik Gunung Kendil Tembus Pasar Internasional Berkat Pendampingan Rumah BUMN

Dari Hobi Menggambar, Batik Gunung Kendil Tembus Pasar Internasional Berkat Pendampingan Rumah BUMN

Selasa, 05 Mei 2026 16:33 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 16:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Perjalanan usaha Hawien Wilopo membuktikan bahwa ketekunan dan dukungan yang tepat mampu mengantarkan pelaku UMKM naik kelas hingga …

Kebutuhan Listrik Meningkat, Ribuan Pelanggan Jatim Gunakan Promo Tambah Daya PLN

Kebutuhan Listrik Meningkat, Ribuan Pelanggan Jatim Gunakan Promo Tambah Daya PLN

Selasa, 05 Mei 2026 16:21 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 16:21 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Program promo tambah daya listrik yang digelar PLN di Jawa Timur resmi berakhir dengan capaian signifikan. Hingga penutupan program, s…

Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas di Hardiknas 2026, Khofifah Dorong Pembentukan Karakter dan SDM Unggul Jawa Timur

Luncurkan 40 Sekolah Berintegritas di Hardiknas 2026, Khofifah Dorong Pembentukan Karakter dan SDM Unggul Jawa Timur

Selasa, 05 Mei 2026 16:17 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 16:17 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meluncurkan 40 Sekolah Berintegritas yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur. P…

Hadapi Ancaman El Nino, Pemkab Blitar bersama DPR RI Cek Stok Pangan di Gudang Bulog

Hadapi Ancaman El Nino, Pemkab Blitar bersama DPR RI Cek Stok Pangan di Gudang Bulog

Selasa, 05 Mei 2026 15:36 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Bupati Blitar melakukan pemantauan langsung terhadap ketersediaan stok pangan di wilayah Kabupaten Blitar, didampingi Wakil Bupati,…

Targetkan Zero AKI, AKB, dan Stunting: Pemkot Malang Fokus Canangkan Gerak Penting

Targetkan Zero AKI, AKB, dan Stunting: Pemkot Malang Fokus Canangkan Gerak Penting

Selasa, 05 Mei 2026 15:32 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka menekan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), dan Stunting, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang resmi…