Hindari Penyebaran Covid-19, Disdukcapil Tuban Batasi Pelayanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Tuban - Semenjak mulai mewabahnya pandemi Corona Virus Desaise (Covid-19) di Indonesia, memunculkan dampak besar terhadap beberapa sektor. Utamanya, sektor yang berhubungan dengan pelayanan publik. Di Kabupaten Tuban, pembatasan aktivitas berkumpul telah dilakukan oleh satu persatu instansi, setelah Pendidikan, RSUD, penutupan wisata. Pelayanan Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) pun kini melakukan hal yang sama. Kepala Dinas Dukcapil Tuban, Rahman Ubaid menerangkan, hal itu dilakukan demi mencegah kemungkinan mewabahnya pandemi Covid-19 yang saat ini menjadi momok ditengah masyarakat. Mengingat Covid-19 merupakan virus yang menular melalui interaksi langsung, pembatasan tersebut menurutnya merupakan salah satu langkah yang harus diambil. "Pembatasan dan himbauan dimulai sejak hari ini", tutur Ubaid saat ditemui oleh surabayapagi.com dikantor Dukcapil setempat. Kamis, (19/03/2020). Ubaid menjelaskan, pembatasan yang akan diberlakukan hingga 29 Maret mendatang, bukan berarti menghentikan pelayanan. Akantetapi, lebih kepada penekanan agar warga Tuban yang ingin mengurus dokumen kependudukanya untuk tidak lebih dulu datang ke kantor pelayanan. Melainkan sementara dapat mengurusnya melalui operator desa secara online, baik itu KTP, Akta kelahiran maupun KK. Kecuali memang sangat mendesak. Selain melakukan pembatasan, Dinas Dukcapil Tuban juga telah menyediakan Hand sanitizer (Pembersih tangan) yang diletakan dibeberapa titik bagi warga yang datang ke kantor pelayanan kependudukan, sekaligus membuat aturan baru sementara untuk petugas yang diantaranya mengatur jarak minimal satu meter dengan warga saat pelayanan serta diharuskan menggunakan masker. "Warga sudah kita himbau untuk sementara mengurus dokumen kependudukanya melalui operator desa, kecuali sangat mendesak baru datang ke kantor Dukcapil" terangnya. Ubaid Melanjutkan, sebelum diberlakukan pembatasan, tiap harinya antrian warga di kantor Dukcapil Tuban bisa mencapai hingga 400 orang, tapi setelah diberlakukan, kini hanya tinggal 75-100 antrian saja. Memang, saat surabayapagi.com melakukan pantuan di tempat pelayanan, nampak hanya sedikit warga yang datang. Tempat antri dan parkiran yang biasanya penuh sesak, kini terlihat sepi. Mashadi, salah satu warga kecamatan Palang yang datang ke kantor Dukcapil, kepada surabayapagi.com mengatakan jika kedatanganya hanya mengambil Akte saja. Ia mengaku, meskipun tidak takut terhadap Covid-19 sebab telah rutin mencuci tangan menggunakan hand sanitizer dan menerapkan perilaku hidup sehat. Namun, ia tak menyangkal jika tetap muncul rasa was- was. Apalagi melihat pemberitaan jika penularan Covid-19 sangat mudah dan cepat. "Takut sih enggak, tapi tetap waspada soalnya kan katanya Covid-19 penularanya cepat dan mudah," jelasnya.tb01
Tag :

Berita Terbaru

Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan untuk 934 Warga Sukodono saat libur 1 Muharram

Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan untuk 934 Warga Sukodono saat libur 1 Muharram

Rabu, 17 Jun 2026 11:28 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bertepatan dengan libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyalurkan bantuan pangan berupa…

Optimalkan Daya Saing Produk, Pemkab Gratiskan Sertifikasi Halal bagi Pelaku UMKM

Optimalkan Daya Saing Produk, Pemkab Gratiskan Sertifikasi Halal bagi Pelaku UMKM

Rabu, 17 Jun 2026 11:25 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Guna membantu meringankan biaya sekaligus meningkatkan daya saing produk, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menggratiskan…

Lakukan Tirakatan Sura, BPBD Catat 500 Pendaki Berbondong-bondong Datangi Gunung Lawu

Lakukan Tirakatan Sura, BPBD Catat 500 Pendaki Berbondong-bondong Datangi Gunung Lawu

Rabu, 17 Jun 2026 11:17 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 11:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Momentum Tahun Baru Islam, 1 Muharam 1448 Hijriah atau 1 Sura, sejumlah pendaki mendatangi Gunung Lawu di sekaligus melakukan…

Tekan Kebocoran PAD, Pemkot Surabaya Hentikan 163 Jukir Tak Perpanjang KTA

Tekan Kebocoran PAD, Pemkot Surabaya Hentikan 163 Jukir Tak Perpanjang KTA

Rabu, 17 Jun 2026 11:09 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai bagian dari percepatan implementasi digitalisasi parkir demi transparansi dan menekan kebocoran Pendapatan Asli Daerah…

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Dimulai dari Rumah, Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Komitmen Pilah Sampah untuk Masa Depan Iklim

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pengelolaan sampah sejak hulu dengan memilah sampah sesuai jenisnya melalui keterlibatan aktif masyarakat terus digaungkan…

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…