Para Pelaku Pengeroyokan Seorang Pelajar di Jombang Diringkus Polisi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Pelaku pengeroyokan yang terjadi di Simpang empat Tugu Penceng Dusun/Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jawa Timur diringkus Unit Reskrim Polsek Mojowarno. Ketiga tersangka yaitu Maulana Suradi Umur (18), Muhammad Fendik Andrianto (19), Muhammad Anas Chafid Arrofi’i (19), ketiganya merupakan warga Dusun Mojogeneng, Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Jombang. Sedangkan korban yakni seorang remaja berinisial ABR yang merupakan seorang pelajar kelas 2 SMK warga Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno. Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas mengatakan, kronologi peristiwa tersebut bermula pada Rabu, (18/3/2020) sekitar pukul 23 .45 WIB saat ketiga tersangka berboncengan berencana mau mencari katak di area persawahan Dusun Jetak, Desa Sidokerto, Mojowarno. "Pada pukul 00.15 WIB tengah malam, para tersangka berhenti di simpang empat Tugu Penceng. Dan saat itu juga ada korban yang juga berada di perempatan tugu penceng," katanya, kepada jurnalis, Senin (23/3/2020). Yogas menjelaskan, korban yang hanya berjarak sekitar dua meter dari para tersangka, memanggil seorang temannya yang bernama Agus dengan teriakan sangat keras. "Kemudian Maulana merasa tersinggung dan turun dari motornya berjalan mendatangi korban. Lalu seketika itu juga korban langsung dipukul sebanyak tiga kali pada bagian kepalanya. Sehingga korban tersungkur di aspal," jelasnya. Pada saat itu, papar Yogas, senjata tajam jneis parang yang di bawa oleh Maulana jatuh ke aspal, kemudian diambil oleh tersangka Fendik dan langsung digunakan membacok korban sebanyak tiga kali. "Korban terluka di bagian punggung dan wajah. Korban yang sudah terkapar di jalan, kepalanya ditendang oleh tersangka ketiga, yaitu Anas," paparnya. Merasa belum puas, lanjut Yogas, Fendik berusaha membacok korban lagi, akan tetapi malah mengenai lengan tangn sebelah kiri temannya aendiri, yaitu Anas. Melihat hal tersebut, para tersangka langsung pergi. "Korban menderita luka memar dan luka robek di bagian punggung dan wajah. Korban selanjutnya dilarikan ke RSK Mojowarno untuk mendapat perawatan," ujarnya. Setelah polisi melakukan penyelidikan, pada Senin (23/3/2020) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, para tersangka diringkus Unit Reskrim Polsek Mojowarno di Dusun Mojogeneng, Desa Gedangan, Mojowarno. "Motifnya saat ini dari pengakuan tersangka, bahwa pengeroyokan dikarenakan karena tersinggung. Antara korban dan para tersangka ini tidak saling mengenal," tandasnya. Barang bukti yang diperoleh dari tersangka yakni satu buah parang bergagang besi dan satu buah sepeda motor Suzuki Smash tanpa plat nomor warna hitam. "Atas perbuatannya, para tersangka dijerat 170 (1) ke 1e KUHP tentang penganiayaan pengeroyokan yang dilakukan bersama-sama kepada seseorang yang mengakibatkan luka berat. Ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," pungkasnya.suf
Tag :

Berita Terbaru

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Saluran Macet Jadi Pemicu, Relokasi PKL Alun-alun Tunggu Fasilitas Siap  ‎

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

Kamis, 02 Apr 2026 06:26 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Rencana relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Kota Madiun masih belum direalisasikan dalam waktu dekat. Pem…

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

SIG Pertahankan Kinerja Positif di 2025 Lewat Transformasi dan Efisiensi

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berhasil menjaga kinerja keuangan tetap positif sepanjang tahun 2025 di tengah tekanan i…

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Dukung WFH Setiap Jumat, Ketua Komisi A: Harus Dijalankan Dengan Sistem Monitoring 

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah antisipatif menyusul kebijakan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi…

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Konflik Global Berdampak ke Sawah, HKTI Jatim Dorong Transformasi Energi Pertanian

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dampak konflik global mulai dirasakan hingga ke sektor pertanian di daerah. Ketidakpastian pasokan energi, khususnya bahan bakar m…

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Satpolairud Gresik Evakuasi Mayat Lansia yang Ditemukan Mengapung di Dermaga Petro

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Petugas dari Satpolairud Polres Gresik mengevakuasi sesosok jasad pria lanjut usia yang ditemukan mengapung di area bawah dermaga P…

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Dinilai Tak Sinkron dengan Pusat, Saifudin Zuhri Desak Khofifah Cabut SE WFH ASN Hari Rabu

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 18:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Anggota DPRD Jawa Timur Komisi A sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batu, Saifudin Zuhri yang akrab disapa Fudin, melontarkan …