Transaksi Ganja Sintetis di Surabaya Digagalkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Disaat masyarakat tengah berperang melawan virus corona (covid-19) yang telah menjadi pandemic global, transaksi barang haram masih saja terjadi. Bahkan, untuk menarik minat pembeli, para tersangka mengelabuhi pembelinya dengan berdalih narkoba bisa meningkatkan imun dan mencegah corona. Laporan wartawan Surabaya pagi Hendarwanto, Tiga Pria ini sepertinya bisa melihat peluang. Pasalnya, wabah korona atau Covid-19 yang tengah melanda, tidak menyurutkan semangat Silmi Rahma Ghani, 24, Perum Pabean Asri, 1 no 9, Desa Pabean Sedati, Kabupaten Sidoarjo, dan Fiqih Puja Mahendra,25, warga Anusanata 24 A, RT 5 RW 7, Desa Sawotratap Kecamatan Gedangan Sidoarjo serta Norris Laksana Ramadan,26, warga Tenggilis Mejoyo Timur, Gang VII RT 3 no 1, Surabaya, untuk mengedarkan ganja sintetis. Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mendampingi Dirnarkoba Polda Jatim Kombes Pol. Cornelius M. Simanjuntak menuturkan, para tersangka menjual ganja sintetis ditengah wabah korona dengan dalih untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar terhindar dari paparan Covid-19. Juga dipercaya dapat menambah gairah seksual bagi pemakainya. "Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim mengungkap kasus peredaran ganja sintetis atau tembakau gorila dalam waktu atau pada masa merebaknya virus korona atau Covid-19. Ini barangkali untuk meningkatkan stamina gairah seks dan imun," ujar Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko Senin (30/3/2020). Ditambahkan oleh Dirnarkoba Polda Jatim, Kombes Cornelis M Simanjuntak kalau wilayah peredaran ganja yang dilakukan oleh kelompok ini hampir diseluruh kota besar yang ada di Pulau Jawa dan Bali. Meliputi, Jakarta, Bogor, Semarang, Surabaya hingga Denpasar. "Dimana (ganja sintetis) yang sudah dijual oleh ketiga tersangka ini antara lain, di Jakarta, Bogor kemudian Semarang kemudian ke Bali," urainya. Dalam pengungkapan ini, selain mengamankan tiga tersangka, pihaknya juga telah menyita barang bukti ganja sintetis seberat hampir 40 kilogram. Puluhan barang haram tersebut diperoleh dari dua tempat. Pertama, ganja sintetis seberat 3,2 kilogram ditemukan di Kantor JNE Cabang Surabaya. Dan kedua, ganja sintetis seberat hampir 36 kilogram ditemukan di Medayu Utara, Kecamatan Gununganyar Surabaya. "Ternyata tembakau gorila sebanyak 40 kilogram ini berasal dari Cimahi (Jawa Barat)," tandasnya. Mengenai dalih para tersangka yang meyakini khasiat ganja sintetis dapat menambah imunitas pemakainya, dibantah oleh Dirnarkoba Polda Jatim. Menurut Cornelis, hal itu hanya pengakuan dari tersangka saja. Belum ada bukti ilmiah yang membuktikannya. "Tidak benar, tidak benar bahwa efek dari tembakau gorila ini meningkatkan imunitas terhadap Covid-19," bantahnya. Termasuk soal kemampuan seksualitas yang terdongkrak usai mengkonsumi ganja sintetis ditegaskan Cornelis, itu juga tidak benar. "Dan itu tidak benar, bahwa tidak ditemukan khasiat atau efek dari mengkonsumsi tembakau gorila," tutupnya.nt
Tag :

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …