Pembuatan Buku Terkendala Akibat Corona

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Surabaya, SURABAYAPAGI.com - Sejak Covid-19 dinyatakan sebagai global pandemic pada 11 Maret lalu oleh World Health Organization (WHO) di dunia hingga sekarang berkembang dan meluas di Indonesia, tak dipungkiri kondisi ini membawa dampak besar bagi semua lapisan masyarakat. Hal tersebut juga dirasakan oleh Hamid Nabhan, salah satu pelukis dan budayawan asal Surabaya. Buku-buku yang sebenarnya tinggal masuk proses pencetakan, jadi tertunda. Ia mengatakan sejak pemerintah menganjurkan agar tetap di rumah saja, maka kesempatan untuk penggarapan kadang menemui kendala sehingga aktifitas banyak yang berhenti. Ia juga menerangkan bahwa buku-bukunya ada yang tinggal cetak, sebagian tinggal proses lay out, dan ada pula yang tinggal menyusun. "Untuk proses penyusunan sebenarnya tidak begitu mengalami kendala karena bisa dikerjakan dirumah, namun kendala biasanya pada bagian layout dan percetakan. Situasi seperti ini kita biasanya agak takut untuk keluar rumah untuk mengoreksi bersama yg layout," kata Hamid. Terkait biaya pembuatan, ia mengatakan bahwa biaya tehadap kertas jelas berpengaruh karena harga kertas mengikuti dolar dimana saat ini dolar diangka tertinggi, kalau masalah pandemi covid-19 ini, menurutnya cepat atau lama tergantung kesadaran masyarakat dalam menghadapi kondisi ini, jika masyarakat disiplin mematuhi anjuran untuk mengkarantina diri, menghindari bepergian dan juga kerumunan insyallah dalam waktu yang relatif singkat wabah ini segera berakhir, namun kalau sebaliknya justru akan berkepanjangan. Sementara itu untuk karyanya yang sempat tertunda ini merupakan buku yang ke 40 an. "Saya tidak ingat persis tapi sepertinya buku yg ke 40 an. Ada beberapa judul diantaranya buku menelusuri lorong sejarah tentang perjalanan saya ke beberapa negara dan juga buku my quote yang kedua. Lalu ada buku puisi dari kumpulan puisi-puisi saya yang belum sempat dibukukan, umumnya tentang puisi cinta. Ada buku lain yang membahas lukisan impres saya," imbuhnya. Selain tertundanya penerbitan buku-buku karya terbarunya, Hamid juga menuturkan terdapat beberapa aktivitas lain yang terkendala akibat meluasnya wabah virus Covid-19 ini. "Kondisi negara yang masih belum kondusif saat ini otomatis saya juga kena imbasnya. Rencana saya bepergian ke Eropa guna menghadiri undangan teman untuk melukis dan menulis disana pada awal April lalu terpaksa saya batalkan mengingat ganasnya virus corona di sana," ujarnya. Saat ditanya tentang harapan terhadap kondisi saat ini, Hamid mengatakan agar pandemi ini segera berakhir. "Yaa semoga saja pandemi ini cepat berlalu sehingga aktifitas kembali normal dan tentunya rupiah semakin menguat sehingga ekonomi kita semikin kuat," pungkasnya. (indra)
Tag :

Berita Terbaru

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Bupati Gresik Lantik Kades PAW Desa Laban, Fokus Percepatan Infrastruktur dan Akses Wilayah

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 23:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik melantik Mujiani sebagai Kepala Desa Laban, Kecamatan Menganti, dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan …

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…