PSBB Wajib Pakai Masker, Pemkab Sidoarjo Bagikan 1,5 Juta Masker ke Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menjelang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sidoarjo, Pemkab Sidoarjo menerima bantuan 1,5 juta masker dari sejumlah pengusaha dan Polresta Sidoarjo yang siap dibagikan kepada masyarakat Kabupaten Sidoarjo. Untuk memastikan kondisi masker siap pakai itu, wakil Bupati Sidoarjo yang juga ketua gugus tugas penanganan covid-19 H.Nur Ahmad Syaifuddin SH bersama Kapolresta Sidoarjo Kombespol Drs Sumardji meninjau langsung lokasi penyimpanan masker di Gor tennis in door Sidoarjo, Sabtu (25/4/2020). Pada peninjauan ini, Wabup Nur Ahmad dan Kapolresta Kombes Pol Sumardji melihat langsung kondisi masker berwarna merah muda itu. Ribuan kardus masker yang tertata rapi, berjajar di dalam gedung olahraga ini. Sesekali, Wabup Nur membolak balekkan sisi masker, untuk mengetahui sejauh mana kenyamanan dan daya saring masker itu saat dipakai. Ditemui selepas melakukan pengecekan, Wabup menyatakan bantuan masker ini, segera didistribusikan kepada seluruh masyarakat Sidoarjo. Diharapkan, pada saat pelaksanaan PSBB pada Selasa nanti, masyarakat Sidoarjo sudah bisa menggunakannya. “Dengan jumlah bantuan masker yang cukup banyak ini, maka tidak ada lagi alasan bagi warga, untuk tidak memakai masker saat keluar rumah,” jelas Nur Ahmad Syaifuddin. Untuk tekhnis pembagian masker nanti, Cak Nur menyebutkan melalui mekanisme distribusi desa, dan diharapkan paling lambat pada hari Senin lusa sudah rata terbagi. “Kita harapkan, Selasa seluruh warga sudah bisa memakainya, kalau tidak memakai masker akan kena sanksi, petugas akan memulangkan warga,” tegas Wabup Nur Ahmad. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, akan melakukan pengetatan pengawasan kepada masyarakat saat pelaksanaan PSBB nanti. Bagi warga yang kedapatan tidak mengenakan masker, akan diberikan sangsi minimal disuruh kembali pulang. “Pelaksanaan PSBB harus kita kawal dengan baik. Kewajiban menggunakan masker bagi masyarakat, harus benar-benar kita kawal,” ujarnya. sg
Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…