SURABAYAPAGI.COM, Tuban - PT. Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI) menyalurkan 1.000 paket Sembako plus plus untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Tuban.
Paket Sembako diserahkan General Manager PT. TPPI, Sugeng Firmanto secara simbolis kepada Bupati Tuban, Fathul Huda di Rumah Dinas Bupati Kompleks Pendopo Krida Manunggal Tuban. Disambung kepada 5 perwakilan penerima bantuan, Rabu (22/4/2020).
Hadir dalam kegiatan ini, manajemen TPPI, pimpinan Baznas, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dinas Koperindag, Dinas Sosial P3A, Dinas Perikanan dan Peternakan, Dinas Parbudpora, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, serta Camat Tuban.
Sugeng Firmanto menuturkan, 1.000 paket Sembako plus plus berupa Paket Sembako berisi 5 Kg beras, 1 Kg gula, 1 botol minyak goreng, 10 bungkus mie instan, 1 botol kecap, 1 kaleng susu, 1 botol madu, 1 strip vitamin, dan 2 buah masker, merupakan serangkaian bentuk gerakan nyata TPPI membantu Pemerintah menangani pandemi.
"Dari 1.000 paket ini 300 diantaranya kami distribusikan di sekitar operasi di Kecamatan Jenu. Sedangkan 700 paket untuk masyarakat Tuban," terang Sugeng Firmanto.
Adapun rincian penerima paket yaitu, 39 kuli panggul di Pasar Baru Tuban, 63 tukang pijat disabilitas, 148 nelayan, 300 pekerja di objek wisata dan pekerja seni, serta 150 abang becak di pasar kecamatan. Penyerahan Sembako kepada sasaran penerima direncanakan pada 24 April 2020 melalui paguyuban masing-masing.
Penentuan penerima ini berdasarkan rapat koordinasi dengan Pemkab Tuban dan rapat internal TPPI. Dengan harapan bantuan tidak tumpang tindih dengan bantuan Pemkab, dan lebih tepat sasaran.
TPPI juga secara terus menerus melakukan kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19 melalui penyemprotan ke rumah-rumah warga sekitar, fasilitas ibadah, sekolah dan fasilitas umum yang akan dilaksanakan setiap seminggu sekali.
Seluruh Masjid, Mushola, gedung SD, TK, Balai Desa, TPA, TPQ dan tempat fasilitas umum lainnya sekitar wilayah operasi juga telah difasilitasi hand sanitizer.
"kami berusaha memberikan kontribusi semaksimal mungkin kepada msayarakat Tuban,"
Langkah TPPI diapresiasi oleh Bupati Fathul Huda. Ini sesuatu yang luar biasa, saat ini semua sektor terkena dampak. Dalam kondisi normal ketika TPPI memberi bantuan itu biasa, tapi ketika ada pandemi itu yang luar biasa.
"Covid-19 berdampak pada sendi ekonomi dan sosial masyarakat, dan TPPI telah berkontribusi nyata untuk masyarakat," sambung Bupati dua periode.
Untuk menangani virus, Bupati berharap semua stakehokder bergotong royong. Mulai dari pencegahan hingga penanganan dampak di tengah masyarakat.
Seperti apa yang dilakukan TPPI bukan hanya membantu untuk warga sekitar perusahaan, tapi lingkupnya lebih besar di Kabupaten Tuban. Pemkab harapkan seluruh perusahaan meniru langkah TPPI. Her
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB
Selasa, 05 Mei 2026 06:00 WIB
Surabaya Pagi – Upaya memaksimakan pergergerakan ekonomi kota Surabaya, Pemerintah Kota Surabaya berkomintmen membenahi pasar tradisional dengan program re…
Selasa, 05 Mei 2026 05:55 WIB
Selasa, 05 Mei 2026 05:55 WIB
SURABAYAPAGI : Kepolisian Resor (Polres) Jember melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait kasus dugaan penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi …
Selasa, 05 Mei 2026 05:50 WIB
Selasa, 05 Mei 2026 05:50 WIB
SURABAYAPAGI : Kepolisian Daerah Jawa Timur memusnahkan narkotika jenis kokain seberat 22,22 kilogram yang ditemukan di wilayah pesisir Kabupaten Sumenep, …
Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB
Senin, 04 Mei 2026 22:50 WIB
SURABAYAPAGI : Amien Rais menyoroti kedekatan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dengan Presiden Prabowo Subianto. Amien menilai kedekatan tersebut…
Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB
Senin, 04 Mei 2026 22:40 WIB
SURABAYAPAGI : Berdasarkan data per Mei 2026, program Asta Cita pemerintahan Prabowo-Gibran telah berjalan selama satu tahun lebih yaitu sejak Januari 2025.…
Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB
Senin, 04 Mei 2026 22:30 WIB
SURABAYAPAGI : Program Makan Bergizi Gratis di wilayah Gerbang Kertasusila masih menyimpan persoalan keamanan pangan. Tim Surabaya Pagi mencatat 33.626 kasus…