Pelapor Desak Kejari Sumenep Usut Tuntas Dugaan Pengadaan APE Fiktif

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Aktivis Sumenep Independen (SI) selaku pelapor dugaan pengadaan Alat Peraga Edukatif (APE) fiktif untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep, mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat mengusut tuntas kasus tersebut. Sebab, berdasarkan kajian pelapor kasus tersebut ada unsur pidananya. Direktur Sumenep Independen, Syahrul Gunawan mengatakan, tercatat sudah 10 hari laporannya masuk ke meja Kejari Sumenep. Dia berharap pihak Kejari segera menindaklanjuti laporannya itu. "Kami tantang pihak Kejari Sumenep untuk mengusut tuntas kasus yang kami laporkan beberapa hari lalu," katanya, Jumat (1/5/2020). Menurut Syahrul, berdasarkan pengakuan lembaga penerima bantuan itu, memang ada dugaan fiktif pengadaan APE tersebut. Alasannya, surat pertanggungjawaban (SPj) dibuat lebih dulu sebelum barang ini diterima dari pihak ke tiga. "Pekerjaan dinilai selesai, tapi barang tak ada. Uangnya sudah diterima pihak ketiga. Apakah ini tidak merugikan negara,” ungkapnya dengan penuh tanda tanya. Aktivis anti korupsi asal kepulauan ini menuturkan, apabila bukti permulaan yang disampaikan pihaknya ke Kejari Sumenep masih dinilai kurang, maka pihaknya siap memberi bukti tambahan. "Laporan yang kami sampaikan itu tidak sembarangan. Laporan itu sudah berdasarkan hasil investigasi. Maka dalam waktu dekat kami akan kembali ke Kejari untuk menanyakan perkembangan kasus yang kami laporkan itu," tegasnya. Untuk itu, dia meminta Kejari serius memproses laporan itu. Dia juga menegeskan akan mengawal laporan tersebut hingga tuntas. "Kami akan kawal kasus ini hingga tuntas," tegasnya. Sementara itu, Kepala Kejari Sumenep, Djamaluddin belum bisa dimintai konfirmasi terkait kasus tersebut. Sebab, saat dihubungi melalui telepon selulernya tidak menjawab. (haz)
Tag :

Berita Terbaru

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Ratusan Anak Lamongan Ikuti Khitan Massal

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam rangka Hari Jadi Lamongan (HJL) ke 457 tahun, dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, digelar sunatan massal, yang…

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Ribuan Relawan Aksi di depan Kantor Pemkab Lamongan, Minta MBG Dilanjutkan

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 20:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Aksi untuk mendesak dan mendukung kelanjutan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disuarakan oleh relawan di mana-mana, tak…

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

AQUVIVA Ajak Masyarakat Terapkan Panduan Hidrasi 3-2-1

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI : Dalam momentum Hari Hidrasi Nasional, AQUVIVA merek air minum dalam kemasan (AMDK) dari WINGS Food yang pertama di Indonesia menggunakan…

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

RUPS PT. Gudang Garam Tebar Dividen Rp1,54 Triliun, Pemegang Saham Terima Rp 800 per Saham

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri – PT Gudang Garam Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin (23/6/2026) di Grand Surya Hotel, Jalan Dhoho No. …

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Mengaku Ogah Tanggung Beban Sendiri, Sugiri Sancoko 'Gigit' Lisdyarita di Sidang Korupsi Ponorogo

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:55 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Terdakwa kasus dugaan gratifikasi dan korupsi Kabupaten Ponorogo, Sugiri Sancoko, meluapkan kekesalannya dalam persidangan di P…

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak  ‎

Khitan Massal Gratis Pemkab Madiun Diserbu Warga, Peserta Tembus 306 Anak ‎

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

Selasa, 23 Jun 2026 17:13 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Antusiasme warga mengikuti khitan massal gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Madiun membludak. Dari target awal 290 peserta, ju…