Penyelundupan 980 Unggas dari Balikpapan Digagalkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas Karantina Pertanian Surabaya wilker Tanjung Perak saat menunjukkan hasil sitaan burung/unggas tanpa dokumen asal Balikpapan.
Petugas Karantina Pertanian Surabaya wilker Tanjung Perak saat menunjukkan hasil sitaan burung/unggas tanpa dokumen asal Balikpapan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Ratusan burung asal Balikpapan yang hendak diselundupkan di Surabaya berhasil diamankan petugas Karantina Pertanian Surabaya wilker Tanjung Perak dan Kesatuan Pelaksanaan Pelabuhan (KP3) Tanjung Perak saat hendak masuk Surabaya.

Dari informasi yang didapat, sebanyak 980 ekor burung tanpa dilengkapi dokumen karantina diketahui petugas.

Hal itu bermula dari laporan adanya penyeludupan burung dari Balikpapan dengan menumpang kapal Mutiara Sentosa 2 yang bertolak ke Surabaya pada 4 Mei 2020. 

Setelah melakukan penjagaan selama dua hari, upaya petugas menemukan titik terang,

Kapal yang telah diincar oleh petugas sebelumnya akhirnya terlihat. Petugas langsung melakukan pemeriksaan pada kapal tersebut. Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan sebuah mobil yang berisi 173 box/kotak berisi 980 ekor unggas dari Balikpapan.

"Tepatnya 7 Mei kami mengamankan burung dari berbagai jenis diantaranya 920 ekor Kolibri, 30 ekor Tledean, 20 Kacer dan 10 ekor Beo,” ungkap Suci petugas yang melakukan pemeriksaan saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2020).

Kepala Karantina Pertanian Surabaya Musyaffak Fauzi mengatakan bahwa, penyelundupan burung tanpa dokumen bukanlah yang pertama kalinya.

“Sejak Januari 2020 hampir tiap bulan petugas Karantina Pertanian Surabaya Wilker Tanjung Perak melakukan penahanan hewan/burung-burung tanpa disertai dokumen. Padahal pengurusan dokumen karantina itu tidak sulit dan biayanya pun relative murah. Bahkan masyarakat bisa mengecek langsung besaran biaya karantina dengan mengunduh PP 35 tahun 2016 tentang jenis dan tarif PNBP yang berlaku di Kementerian Pertanian,” jelas Musyaffak.

Ratusan burung tanpa dokumen tersebut kini ditahan di Instalasi Karantina Hewan (IKH) wilker Tanjung Perak Surabaya sembari menunggu pemilik melengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

Sementara itu, pemilik burung juga telah dilaporkan kepada petugas karantina dan disangkakan melanggar pasal 35 UU Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

Jika terbukti melanggar, pemilik burung akan dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 2 tahun dan denda maksimal Rp 2 miliar.

Berita Terbaru

Masuk Status Siaga, Gunung Semeru Kembali Erupsi 27 Kali Selama 6 Jam

Masuk Status Siaga, Gunung Semeru Kembali Erupsi 27 Kali Selama 6 Jam

Senin, 21 Sep 2026 11:20 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Hingga kini, gunung tertinggi di Pulau Jawa yakni Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, masih mengalami erupsi, dan masih…

Jadi Sorotan! Kucing Berkostum Open Donasi di Jalan Tunjungan Terlihat Lemas

Jadi Sorotan! Kucing Berkostum Open Donasi di Jalan Tunjungan Terlihat Lemas

Senin, 21 Sep 2026 11:15 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, media sosial dihebohkan soal sejumlah kucing berkostum yang berada di kawasan Jalan Tunjungan, Surabaya, yang…

Tumbuh Pesat hingga 32,36 Persen, PAD Jember Tertinggi di Jawa Timur

Tumbuh Pesat hingga 32,36 Persen, PAD Jember Tertinggi di Jawa Timur

Senin, 21 Sep 2026 11:11 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait menggelar Anugerah Insan Pajak Daerah 2026 di Pendopo Wahyawibawagraha sekaligus mengapresiasi…

Diduga Kompor Menyala dan Ditinggal, 4 Warung di Jemur Andayani Ludes Terbakar

Diduga Kompor Menyala dan Ditinggal, 4 Warung di Jemur Andayani Ludes Terbakar

Senin, 21 Sep 2026 10:59 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini kebakaran terjadi di Jalan Jemur Andayani I Surabaya, akibatnya sebanyak empat unit bangunan semi permanen yang…

Lewat Agenda BIG Downhill, Pemkab Banyuwangi Genjot Wisata Olahraga

Lewat Agenda BIG Downhill, Pemkab Banyuwangi Genjot Wisata Olahraga

Senin, 21 Sep 2026 10:56 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Lewat gelaran kejuaraan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill, pada 19-20 September 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dinkes Surabaya Gencarkan Skrining Kesehatan Gratis Tanpa Batasan Usia Tertentu

Dinkes Surabaya Gencarkan Skrining Kesehatan Gratis Tanpa Batasan Usia Tertentu

Senin, 21 Sep 2026 10:49 WIB

Senin, 21 Sep 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia ( DPD LDII) Kota Surabaya bersama Dinas Kesehatan Kota Surabaya serta Gerakan…