BLT-DD Cair, Bupati Jombang Serahkan Bantuan Secara Simbolis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Jombang serahkan bantuan BLT-DD secara simbolis kepada warga. (SP/M. Yusuf)
Bupati Jombang serahkan bantuan BLT-DD secara simbolis kepada warga. (SP/M. Yusuf)

i

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 berupa bantuan langsung tunai (BLT) dari dana desa (DD) mulai dicairkan oleh Pemkab Jombang, Jawa Timur.

Salah satu desa yang menyerahkan BLT-DD pada Senin, (11/5/2020) yakni Desa Gambiran, Kecamatan Mojoagung. Pencairan dilakukan di balai desa setempat.

Pada kesempatan itu, penyerahan bantuan kepada warga Gambiran dilakukan oleh Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab secara simbolis.

Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab mengatakan, penyerahan BLT-DD ini diberikan kepada masyarakat tidak mampu di tengah-tengah wabah Corona Virus Disease (COVID-19).

"Ikhtiar seperti ini akan terus dilakukan dalam mengatasi permasalahan ekonomi masyarakat di tengah wabah COVID-19. Salah satunya melalui BLT-DD," katanya, usai penyerahan bantuan secara simbolis.

Mundjidah menjelaskan, pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Jombang, bersama sama berupaya membantu mengatasi permasalahan kesejahteraan masyarakat.

"Di Kabupaten Jombang, yang menerima BLT yang bersumber dari DD Tahun Anggaran 2020 sebanyak 41 Ribu KK," jelasnya.

Bupati memaparkan, masing-masing kepala keluarga menerima sebesar Rp 600.000 selama tiga bulan. Yang dimulai bulan April 2020.

"Untuk yang di Desa Gambiran ini, penerima bantuan BLT-DD jumlahnya sebanyak 99 kepala keluarga (KK),” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Jombang memberikan pesan kepada penerima bantuan, agar uang tersebut digunakan untuk pemenuhan kebutuhan keluarga.

“Untuk bapak-bapak, uangnya jangan dipakai beli rokok ya. Beli sembako saja biar bisa untuk keluarga,” pungkas orang nomor satu di Jombang ini.

Setelah itu, Bupati Jombang melanjutkan melakukan pemantauan penyaluran bansos yang bersumber dari APBD di Balai desa Menganto, Kecamatan Mojowarno.(suf)

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…