DPR Wanti-Wanti Pemerintah Terkait Relaksasi PSBB

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua DPR RI Puan Maharani.
Ketua DPR RI Puan Maharani.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Keputusan pemerintah untuk merelaksasi atau melonggarkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di sebuah daerah disoroti ketua DPR RI Puan Maharani.

Ia meminta pemerintah berhati-hati sebelum memutuskan merelaksasi PSBB.

“Sama seperti ketik pemerintah menerapkan prinsip keberhatian sebelum memutuskan sebuah daerah menjalankan PSBB, maka prinsip yang sama perlu diterapkan sebelum memutuskan unuk melonggarkan PSBB di sebuah daerah,” kata puan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (11/5).

Puan menjelaskan, salah satu aspek penting yang menjadi pertimbangan ialah angka perkembangan pasien positif covid-19 yang masih fluktuatif Ketika melihat data harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Selain itu, kapasitas PCR harian yang masih belum mencapai target menjadi factor lain yang perlu diperhatikan.

“Sangat penting agar keputusan untuk dilakukan atau tidaknya relaksasi terhadap PSBB dibuat atau didasarkan pada data yang lengkap, yang dianalisis secara cermat,” ujarnya.

Puan mengungkapkan, penilaian dari data yang lengkap sangat dibutuhkan agar tidak terjadi peningkatan kasus infeksi baru. Oleh karena itu pemerintah, menurutnya, perlu melakukan simulasi relaksasi untuk melihat dampak yang ditimbulkan.

“Apa pun kebijakan yang nantinya diputuskan, harus disosialisasikan ke masyarakat secara utuh disertai pelaksanaan yang terkoordinasi sehingga tidak akan muncul kebingungan – kebingungan di masyarakat,” katanya.

Selain itu, juga diperlukan adanya kedisiplinan, solidaritas, empati dan konsisten dalam menaggulangi pandemic covid-19 karena penyelesaian pandemic ini merupakan tugas bersama dan butuh gotong royong bersama untuk menyelesaikannya.

Tag :

Berita Terbaru

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Jalan Sehat Diwarnai Kendala, Pemprov Jatim Akui Distribusi Kupon Belum Optimal

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan dalam pelaksanaan Jalan Sehat 1 M…

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

MPR RI Minta Dana Tambahan Rp 945 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sekjen Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XIII DPR RI, di…

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Mahasiswa UGM: Jangan Anggap Kritik Sebagai Gangguan

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka suara mengenai kejadian acara diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM) berujung digeruduk…

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

PDIP Jadikan Jokowi Studi Kasus Kekuasaan dan Ambisi

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyebut partainya tak akan melupakan Jokowi dan menjadikannya sebagai bahan pembelajaran di internal…

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Buron Korupsi Rp 10,1 Triliun Eddy Tanzil, Sisakan 51,6 Miliar

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kini, aset terpidana kasus korupsi sekaligus buron legendaris dari tahun 1996, Eddy Tansil senilai Rp 51.682.537.000 (51,6…

Damai elektronik, AS-Iran

Damai elektronik, AS-Iran

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

Selasa, 16 Jun 2026 19:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Para pejabat AS mengatakan kepada Reuters dan AFP bahwa kesepakatan damai diteken secara elektronik oleh Trump, Wakil Presiden AS…