Hari Petama PSBB Jilid II, Gresik Menambah 4 Pasien Positif Covid-19

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sebaran kasus konfirmasi per desa.SP/did
Sebaran kasus konfirmasi per desa.SP/did

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Setelah dua hari belakangan kasus infeksi virus corona di Gresik melandai, tiba-tiba hari ini, Selasa (12/5) kembali melonjak tajam. Empat orang warga Gresik kembali terjangkit oleh virus berbahaya ini.

Kabaghumas dan Protokol Setkab Gresik Reza Pahlevi menyebutkan, keempat pasien baru konfirmasi positif berasal dari dua kecamatan. Seorang berasal dari Kecamatan Driyorejo, tepatnya dari Desa Bambe.

Sedang tiga pasien lainnya tercatat sebagai warga Kecamatan Menganti. Yakni, masing-masing dari Desa Hulaan, Sidowungu dan Laban. Dengan penambahan ini, maka jumlah warga Kecamatan Menganti yang positif Covid-19 menjadi 11 orang.

Total warga Gresik terkonfirmasi hingga 12 Mei 2020 sudah mencapai 41 orang. Penambahan mencolok ini sekaligus menandai pemberlakuan PSBB Jilid ke-2 di wilayah Kabupaten Gresik. Penerapan PSBB tahap kedua akan berlangsung 12-25 Mei mendatang.

Dari penambahan pasien positif Covid-19 kali ini juga diketahui adanya sumber sebaran baru virus corona di Gresik, yakni dari klaster pedagang ayam Desa Sidowungu, Menganti. Selama ini memang dikenal sebagai desa peternak dan pedagang ayam potong.

"Dua orang diketahui dari klaster Sampoerna Surabaya, seorang dari klaster pedagang ayam, dan seorang lagi masih dalam pendalaman tracing," ungkap Reza dalam pers rilisnya mengenai asal muasal penularan virus corona terhadap empat pasien baru, Selasa malam (12/5).

Sebaran pasien Covid-19 di Gresik sesuai asal kecamatan: Menganti 11 orang: Driyorejo 7; Kebomas 6; Manyar 6; Benjeng 4; Sidayu 2; Duduksampeyan 2; Kedamean 1; Dukun 1 dan Gresik 1.

Dua kecamatan tetangga Kota Surabaya, yakni Menganti dan Driyorejo tercatat mendominasi jumlah pasien positif Covid-19 di wilayah Gresik. Warga konfirmasi positif dari dua zona merah ini mayoritas terjangkit dari Surabaya sehingga mereka dimasukkan ke klaster Surabaya. Akibatnya banyak di antara pasien ini dirawat di beberapa rumah sakit di Surabaya. did

Tag :

Berita Terbaru

Awali Pertandingan dengan Hasil  Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Awali Pertandingan dengan Hasil Sempurna, Persela Bungkam Persis Solo 2-0

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Persela Lamongan mengawali kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027 dengan hasil sempurna. Menjamu Persis Solo di Stadion…

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Perkuat Konsolidasi hingga Tingkat Kelurahan, Golkar Surabaya Targetkan 10 Kursi di Pemilu Mendatang

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Surabaya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus pengukuhan pengurus…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…