Legislatif Minta Data Penerima Bansos Dibuka ke Publik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
M. Sukri, Anggota Komisi IV DPRD Sumenep. SP
M. Sukri, Anggota Komisi IV DPRD Sumenep. SP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep – Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Sumenep, M. Sukri, meminta data penerima bantuan sosial (Bansos) dibuka secara transparan. Hal itu, kata dia agar tidak menimbulkan rasa saling curiga di kalangan masyarakat.

Selain itu, politisi asal Kepulauan Kangean ini, juga meminta kepada Dinas Sosial Sumenep untuk melakukan validasi dan verifikasi data penerima semua Bansos di kabupaten berlambang “Kuda Terbang” itu.

“Kami minta kepada Pemkab Sumenep melalui Dinas Sosial untuk dapat mempublikasi data penerima Bansos dan melakukan validasi data warga terdampak Covid-19. Agar masyarakat mengetahui informasi yang mendapatkan bantuan dan masyarakat yang tak dapat bantuan,” kata Sukri, Senin (18/5/2020).

Sukri menyebut, dengan uang tunai sebesar Rp 600 ribu per KK per bulan, sangat rawan menimbulkan polemik baru di tengah masyarakat. Sebab, sambung dia, masyarakat miskin baru yang didata oleh setiap pemerintah desa jumlahnya sangat banyak. Sementara jumlah bantuan yang turun tak sesuai dengan yang diharapkan.

“Jumlahnya bisa mencapai 3 hingga 5 kali lipat dari rencana KK yang akan menerima bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid-19. Tapi, saat bantuan turun tak seusai dengan yang diharapkan,” tuturnya.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menilai, fenomena itu membuat pusing aparat RT/RW, Kepala Desa, hingga Camat. Sebab, masyarakat yang minta dimasukkan ke dalam daftar penerima bantuan sangat banyak.

Akibatnya, tak sedikit para ketua RT, RW dan kepala desa yang mendapat protes bahkan diancam oleh warganya sendiri yang merasa pendapatannya kurang akibat terdampak Covid-19 gara-gara tidak menerima bantuan.

“Ini akan menambah kebingungan dari para ketua RT atau RW dan Kepala Desa. Sebagai contoh, ada desa yang sudah mengajukan data lebih dari 500 KK. Sementara jumlah penerima hanya sekitar 200 KK. Tentu hal ini akan menjadi permasalahan baru dan gejolak masyarakat di tengah wabah Covid-19 ini jika Pemkab Sumenep tidak segera mengambil langkah antisipasi,” ucapnya.

Jika penerima Bansos dipublikasikan. Tambah Sukri, masyarakat bisa menilai dan membandingkan sendiri siapa yang menerima dan tidak menerima Bansos.

“Data penerima yang sudah mendapatkan Bansos harus dipublikasikan. Agar masyarakat tidak kebingungan apakah dirinya mendapatkan atau tidak,” pungkasnya. (haz)

Berita Terbaru

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Transformasi Budaya PLN UID Jatim Raih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 19:32 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 semakin memperkuat semangat transformasi PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa T…

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Bupati Madiun Rotasi Enam Pejabat Eselon II, Sejumlah OPD Berganti Pimpinan

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:09 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Bupati Madiun Hari Wuryanto melakukan rotasi terhadap enam pejabat pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) di lingkungan Pemerintah Ka…

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Polres Lumajang Salurkan Ratusan Paket Sembako secara Door to Door kepada Korban Banjir Lahar Semeru

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:07 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang- Kepedulian terhadap warga terdampak banjir lahar hujan Gunung Semeru ditunjukkan jajaran Kepolisian Resor (Polres)…

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Bupati Fauzi Minta Sukseskan Bakti Sosial Kesehatan Gigi dan Mulut 2026 di Sumenep 

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 18:03 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Bupati Sumenep H. Achmad Fauzi Wongsojudo memberikan penekanan khusus yang ditayangkan melalui Videotron yang menegaskan agar seluruh…

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Diprotes Puskopkar Jatim, Identifikasi Lapangan Kasus Tanah Perumahan GKSP Sedati oleh Polresta dan BPN Sidoarjo Gagal

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sengketa tanah di Perumahan Griya Karya Sedati Permai (GKSP), Desa Sedati Gede, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, kembali memanas. Upaya…

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Ning Ita Raih ATM Award 2026 atas Komitmen Pengendalian AIDS, TBC, dan Malaria

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 16:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita menerima penghargaan AIDS, Tuberkulosis, Malaria (ATM) Award…